Berita Palangkaraya

Diduga Varian Omicron Ba.4 dan Ba.5 Merebak di Palangkaraya, 30 Kasus dan 2 Orang Meninggal Dunia

Diduga Covid-19 varian baru Omicron Ba.4 dan Ba.5 sudah merebak di Kota Cantik Palangkaraya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, 2 meninggal

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
AFP/Justin Tallis
Ilustrasi varian baru virus corona, Omicron. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kasus Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan yang signifikan dengan penularan yang semakin cepat.

Kondisi tersebut diduga Covid-19 Varian Omicron Ba.4 dan Ba.5 sudah merebak di Kota Cantik Palangkaraya.

Data terkahir, disebutkan Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangkaraya, Emi Abriyani, sebanyak 268 orang terkonfirmasi positif, 54 orang sedang dirawat di Rumah Sakit, sisanya melakukan isolasi mandiri.

Dalam dua minggu terakhir, terdapat dua orang dinyatakan telah meninggal dunia. Karena pagebluk virus dari Wuhan, China sejak 3 tahun yang lalu.

"Memang dalam dua minggu terakhir ini, sudah ada 2 orang yang meninggal dunia.

Baca juga: Pengendalian Covid-19 Membaik, Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Lebih Tinggi Dari Regional & Nasional

Baca juga: 47 Nakes RSUD Palangkaraya Terima Vaksin Covid-19 Dosis 4, Upaya Tingkatkan Imun Tubuh

Dan penambahan kemarin, Minggu (7/8/2022) ada 30 orang yang terkonfirmasi positif karena tingginya tranmisi lokal," kata Emi Abriyani, Senin (8/8/2022).

Dijelaskannya, kedua orang yang telah meninggal dunia tersebut, rata-rata usianya sudah tua dan ada penyakit bawaan atau komorbid dan diantaranya ada yang belum melakukan vaksin sama sekali.

"Varian Omicron ini, dugaan kita sudah Varian Omicron Ba.4 dan Ba.5 kalau (dilihat) percepatannya. Hanya saja kita belum melakukan screening," bebernya.

Pihaknya menambahkan, meningkatnya kasus Covid-19 itu juga adanya prokes yang mulai kendor di kalangan masyarakat.

Seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Signifikan 116 Orang Terkonfirmasi, Wali Kota Palangkaraya Kembali Terapkan WFH

9 Kelurahan pun saat ini sudah menjadi zona merah, karena peningkatan kasus Covid-19. Diantaranya, Kelurahan Menteng, Palangka, Bukit Tunggal, Langkai, Panarung, Sabaru dan Kereng Bangkirai.

Zona orange, Kelurahan Pahandut dan Petuk Katimpun. Zona kuning, Kelurahan Sei Gohong, Kalampangan dan Tangkiling.

Untuk menekan laju Covid-19, Emi Abriyani mengimbau kepada masyarakat agar disiplin prokes di dalam dan di luar ruangan diterapkan. Serta menghindari kontak fisik terhadap orang lain.

"Bahkan keluarga sendiri pun, kita berhati-hati jika baru datang dari luar kota atau menunjukan gejala sakit," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved