Berita Palangkaraya

Karhutla Mengintai Bumi Tambun Bungai, Polda Kalteng Cek Kesiapan Peralatan dan Personel

Bahaya karhutla mengintai Bumi Tambun Bungai Kalteng, Polda Kalteng melakukan apel Gelar Personel dan Sarpras Program Prioritas Polda Kalteng 2022

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto dan Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya saat mengecek kesiapan personel dan sarpras, Rabu (3/8/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Sudah menjadi momok yang menakutkan hampir setiap tahunnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selalu mengintai dan terjadi di Bumi Tambun Bungai Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.

Berdasarkan prediksi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng, di mana diprediksikan musim kemarau bakal terjadi di mulai Agustus 2022 ini.

Untuk menghadapi kondisi tersebut yang berpontesi terjadi di tahun ini. Maka diadakannya Apel Gelar Personel dan Sarpras Program Prioritas Polda Kalteng Tahun 2022.

Berlokasi di Ditsamapta Polda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 7, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Apel dihadiri oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, Wakapolda Kalteng Brogjen Pol Ida Oetari, dan jajaran Polda Kalteng.

“Kita baru saja bersama mengikuti kegiatan Apel Gelar Personel dan Sarpras Program Prioritas Polda Kalteng Tahun 2022,” terangnya Kapolda Kalteng, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Musim Kemarau Tiba, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat Imbau Waspada Karhutla dan Permukiman

Irjen Pol Nanang Avianto menjelaskan, apel tersebut merupakan persiapan Polda Kalteng beserta jajaran dalam menghadapi Karhutla.

“Harapan kita pada 2022, tidak terjadi karhutla. Namun jika ada kemungkinan terburuk, kita sudah siap untuk menanggulanginya bersama dengan TNI, Polri, BPBD Kalteng, dan Manggala Agni,” tegasnya.

 “Kami berkomitmen dalam satu frekuensi, mana kala terjadi sesuatu yang berkaitan dengan bencana alam, karhutla, banjir,” tambahnya.

Dia mengatakan, dirinya bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan Danrem Panju Panjung 102, mengikuti rapat koordinasi khusus (rakorsus) terkait Karhutla.

Dari rakorsus tersebut, poin pentingnya adalah agar menjaga kelestarian alam sehingga dapat meminimalisir bencana alam yang ada.

Baca juga: Karhutla di Kalteng, 30 Hektare Lahan Sungai Bakau Dekat Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar

“Namun untuk yang terburuk, kita sudah siap dengan peralatan dan personilnya. Serta tak lupa latihan-latihan, lalu apel ini untuk menunjukkan kesiapan kami dalam menghadapi hal tersebut,” ungkap Irjen Pol Nanang Avianto.

Pada 2018 dan 2019 kasus Kalhutla cukup tinggi di Kalteng, sedangkan pada 2021 hingga 2022 ini, berdasarkan pemantauan satelit titik panas menunjukkan hijau, terbantu karena turun hujan.

Kapolda Kalteng mengatakan, masyarakat saat ini kesadarannya dalam menjaga lingkungan.

“Ini sangat membantu kami, karena semuanya ikut bertanggung jawab dalam melestarikan kelestarian alam di Kalimantan Tengah,” ujarnya

Baca juga: Tragis, Seorang Lansia Meninggal Akibat Alami Luka Bakar di Lokasi Karhutla di Kubu Raya Kalbar

Selain itu, personel yang diturunkan Polda Kalteng sebanyak 2/3, namun jika terjadi hal yang masif, maka semuanya harus terlibat.

“Karena semua anggota harus dilatih dan terlatih, personel Polda Kalteng, Korem 102 Panju Panjung, BPBD Kalteng, dan Manggala Agni, semuanya 100 persen siap saat dibutuhkan,” terang Kapolda Kalteng ini.

Polda Kalteng pun akan memberikan sanksi tegas pada oknum yang melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Pasti akan kami sanksi tegas, dari tahun ke tahun ada yang kita proses dalam penegakan hukum dan telah kita lakukan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved