Berita Palangkaraya

Kasus Asusila Marak di Palangkaraya, Polda Kalteng Ajak Pelajar Tidak Takut Melapor

Akhir-akhir ini,kekerasan seksual hingga pencabulan marak dan terungkap di Kota Palangkaraya, Polda Kalteng minta agar pelajar jangan takut melapor

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Humas Polda Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Polda Kalteng saat sosialisasi kepada pelajar di SMKN 4 Palangkaraya. Agar para pelajar berani melapor terhadap kejahatan asusila yang marak terjadi akhir-akhir ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Akhir-akhir ini, kasus kekerasan seksual hingga pencabulan marak dan terungkap di Kota Palangkaraya. Kasus terbaru ayah tiri dan temannya tega rudapaksa anak berkebutuhan khusus yang masih di bawah umur, Jumat (29/7/2022).

Bahkan seorang kakek tiri melakukan pencabulan terhadap cucu tirinya yang masih di bawah umur selama 5 tahun, saat korban masih berusia 11 tahun tak lama ini di Palangkaraya.

Kelakuan bejat itu tentu tidak bisa diterima keluarga korban, para pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang mirip binatang itu dan perlu langkah antisipasi agar tidak ada kejadian serupa.

Disela-sela sosialisasi di SMKN 4 Palangkaraya bijak bermedia sosial, Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto melalui, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro mengatakan, kepada para korban agar tidak perlu takut untuk melapor ke polisi.

Baca juga: Personel Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Cek Lokasi Kejadian Dugaan Pelecehan Seksual dari Warga

Baca juga: 3 Remaja Putri Bartim Diduga Alami Percobaan Pelecehan Seksual, Saat Urus Kartu KIP Untuk Beasiswa

"Kepada siswa dan siswi apabila mengalami atau menjadi korban kejahatan seperti korban buliying dan korban asusila agar berani melaporkan ke polisi atau melaporkan ke pihak sekolah dan orang tua," kata Kombes Pol K Eko Saputro, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, perbuatan bejat tindak pidana asusila sudah marak di Kota Palangkaraya, Kotawaringin Barat dan Kabupaten lainnya di Kalteng.

Sehingga dia meminta kepada para pelajar, berani melaporkan. Juga berani melapor jika menemukan hoaks, pornografi, perjudian, ujaran kebencian dan menyinggung SARA.

Baca juga: Pencabulan Kalteng, Polsek Dusun Selatan Tangkap Kakek Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Kombes Pol K Eko Saputro juga menyampaikan agar para pelajar bijak bermedia sosial dan tidak menjadi penyebar berita bohong dengan menyaring segala informasi melalui pihak yang berkompeten. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved