Berita Kalbar

Diduga 3 Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural, Tertangkap Satgas Pamtas Lewat Jalan Tikus

Tiga orang warga negara indonesia (WNI) merupakan pekerja migran indonesia (PMI) dari Malaysia tertangkap Satgas Pamtas saat lewat jalan tikus.

Editor: Fathurahman
Dok. TRIBUNPONTIANAK/Satgas Pamtas.
Delapan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural dari Malaysia yang akan kembali ke Indonesia di jalur tidak resmi sektor kanan PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu 18 Juni 2022 diamankan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMBAS -Tiga orang warga negara indonesia (WNI) diduga merupakan pekerja migran indonesia (PMI) dari Malaysia tertangkap Satgas Pamtas saat lewat jalan tikus.

Ketiganya diduga merupakan pekerja migran non prosedural yang tertangkap saat melewati sektor kanan PLBN Aruk, Sajingan Besar Kabupaten Sambas, Rabu 20 Juli 2022.

Saat melewati jalan tikus tersebut ketiganya di tahan petugas yang berjaga di Pos Koki Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty.

Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah, S.H. mengungkapkan bahwa tiga orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut diberhentikan, diperiksa dan diamankan saat melewati jalan tikus/tidak resmi sektor kanan PLBN Aruk oleh Tim Patroli Satgas Pamtas Yonif 645/Gty dipimpin Sertu Hersa Saputra beserta empat orang anggota.

Baca juga: 9 WNI Pekerja Migran Non Prosedural, Diamankan Satgas Pamtas di Jalan Lintas Malindo Sanggau

Baca juga: 8 Pekerja Migran Diamankan, Tertangkap Satgas Pamtas Masuk Indonesia Non Prosedural dari Malaysia

Baca juga: Tertangkap Satgas Pamtas Lewat Jalan Tikus, PMI Asal Sulsel Gagal Selundupkan 13.6 Kg Sabu Malaysia

Dia mengatakan Anggota Patroli melihat orang berjalan dari arah jalan tikus menuju ke wilayah indonesia kemudian didekati dan ternyata 3 orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural.

"Kemudian 3 orang tersebut langsung diamankan oleh Anggota Pos Koki Sajingan Terpadu untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya anggota SSK 1 a.n Sertu Hersa Saputra melaporkan kejadian tersebut kepada Dan SSK 1 Koki Sajingan Terpadu a.n Kapten inf Ikhwan Hadi Putra," tuturnya.

Dan SSK 1 Koki Sajingan Terpadu Kapten Inf Ikhwan Hadi Putra melaporkan kepada Dansatgas, selanjutnya Dansatgas Pamtas Yonif 645/Gty memerintahkan agar menyerahkan 3 orang WNI yang diduga PMI non prosedural tersebut ke pihak Imigrasi PLBN Aruk untuk didata sesuai prosedur.

"Kemudian diserahkan ke Kantor Imigrasi kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak Wilker PLBN Aruk guna menjalani pengecekan protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran Covid-19 untuk dites antigen dan diswab," jelasnya.

Dia menjelaskan, upaya pengetatan jalur perbatasan dilakukan oleh seluruh jajaran personel Satgas Yonif 645/Gty untuk mencegah masuknya barang illegal, narkotika dan tindak kejahatan lainnya.

Dia mengungkapkan, setiap PMI dari Malaysia yang masuk ke Indonesia harus melalui serangkaian pemeriksaan, baik dokumen barang bawaan maupun pemeriksaan protokol kesehatan Virus Corona (Covid-19).

"Kita akan terus memperketat jalur-jalur tidak resmi/jalur tikus perbatasan RI-MLY, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah pelintas batas dan barang secara ilegal," tegasnya.

Pos Koki Balai Karangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty mengamankan sembilan orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jalan Lintas Malindo, Desa Tangraya Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 19 Juli 2022.

Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah mengatakan bahwa diduga PMI tersebut diamankan saat melewati Jalan Lintas Malindo di Desa Tangraya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

"Anggota Dinas Dalam (Jaga) memberhentikan dua kendaraan roda empat merek Daihatsu Sigra, kendaraan tersebut melintas dari arah Pontianak menuju ke wilayah Entikong, kemudian didekati, ditanya dan ternyata ada sembilan orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural," kata Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah melalui rilisnya, Selasa 19 Juli 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved