Berita Kapuas

Hasil Audit BPKP Kalteng Perkara Korupsi Dana Pilgub di KPU Kapuas Merugikan Negara 1,6 Miliar

Berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara, dugaan korupsi KPU Kapuas oleh BPKP Kalteng capai Rp 1,6 miliar

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Sri Mariati
fadly/tribunkalteng.com
Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kapuas lakukan penggeledahan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS – Dalam rilis yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas pada dugaan Korupsi KPU Kapuas, terungkap negara mengalami miliaran rupiah.

Hal tersebut berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara atas kasus dugaan tindak pidana korupsi KPU Kapuas, oleh (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) BPKP Kalteng.

Ditemukan penyimpangan penggunaan dana tahapan pemilihan penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan tengah yang bersumber dana APBN tahun anggaran 2020.

"Hasil audit BPKP, kerugian keuangan negara yakni senilai Rp 1.672.685.841,00 atau satu miliar enam ratus tujuh puluh dua juta enam ratus delapan puluh lima ribu delapan ratus empat puluh satu rupiah," beber Kasipidsus Kejari Kapuas, Kiki Indrawan dalam rilis disampaikan, Selasa (12/7/2022).

Sebelumnya, Kejari Kapuas merilis perkembangan pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi di KPU Kapuas, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Hasil Penyidikan Dugaan Korupsi KPU Kapuas, Kejaksaan Beberkan Modus & Peran 2 Tersangka

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi di KPU Kapuas, Penyidikan Mengerucut pada Kegiatan Pengadaan APD

Setelah berproses cukup lama, pihak kejaksaan akhirnya menetapkan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi.

Rilis disampaikan langsung Kajari Kapuas Arif Raharjo, didampingi Kasipidsus Kiki Indrawan, Kasi Intel Amir Giri Muryawan dan Kasipidum T Ludong.

"Ya, kami telah menetapkan dua tersangka Senin kemarin, atas nama inisial O dan B," kata Arif Raharjo.

Ditambahkan Kasipidsus, Kiki Indrawan bahwa tersangka berinisial O saat itu merupakan Sekretaris KPU Kapuas, sedangkan B merupakan salah satu komisioner KPU Kapuas periode 2018-2023.

Baca juga: Kejari Kapuas Segera Periksa Sejumlah Saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi KPU Kapuas

"Selanjutnya kami akan mempercepat proses penyidikan ini sehingga tindakan yang akan dilakukan ke depan bisa menuntaskan perkara ini hingga naik ke penuntutan," beber Kiki.

Saat ini kedua tersangka belum dilakukan penahanan. Namun pemberitahuan dimulainya penyidikan sudah disampaikan kepada dua orang bersangkutan yang ditetapkan tersangka. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved