Idul Adha 2022

Masjid Raya Darussalam Palangkaraya Gelar Salat Idul Adha 2022 Hari Ahad, Masrani Arsyad Jadi Khatib

Masjid Raya Darussalam Kota Palangkaraya, Kalteng akan menggelar salat Idul Adha 2022 pada hari ahad (10/7/2022), H Masrani Arsyad bakal jadi Khatib

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
tribunkalteng.com/faturahman
Masjid Agung Darusslam di Jalan G Obos Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Masjid Raya Darussalam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah akan menggelar salat Idul Adha 2022 pada hari ahad (10/7/2022), H Masrani Arsyad bakal jadi khatib.

Wakil Sekretaris Masjid Raya Darussalam, M Fatchurahman menjelaskan, pihaknya sudah siap melaksanakan salat Idul Adha 2022, dari persiapan ruangan dan lainnya.

"Kami sudah siap semua, semua di ruang induk kita full kan semua. Itu terbagi manjadi dua, sebelah kiri jamaah perempuan dan kanan laki-laki dan lantai 3 full laki-laki," kata M Fathucrahman, Sabtu (9/7/2022).

Serta untuk ruangan lantai 2 akan dimaksimalkan, selanjutnya ruangan aula, teras dan tempat sebelah kanan arah kiblat akan juga dimaksimalkan.

Dia menambahkan jika bercermin pada pelaksanaan hari raya Idul Fitri 2022 lalu, jamaah yang mengikuti sholat sekitar 10 ribu orang. Dia berharap harinya cerah agar salat Idul Adha 2022 berlangsung khidmat dan lancar.

Baca juga: Jelang Idul Adha 2022, Harga Daging Sapi Tembus Rp 170 Ribu per Kg di Pasar Besar Palangkaraya

Baca juga: Resep Kuliner Idul Adha 2022, Rayakan Idul Adha 1443 H Santap Tengkleng Sapi & Dendeng Sapi Balado

Baca juga: Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor Jadi Imam Salat Idul Fitri 1443 H

Sementara itu, Imam pada salat Idul Adha 2022 di Masjid ini adalah H Yazid Fahri dan Bilal, Ust Berry Prima. Dimana pelaksanaannya dimulai pukul 06.30 WIB.

"Tahun ini sedikit beda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena hari raya Idul Adha 2022 ini kan rasanya tak pernah berbeda. Kalau Idul Fitri biasa sudah," ungkap M Fatchurahman.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati meskipun ada perbedaan karena Umat Islam adalah satu.

"Perbedaan adalah sebuah rahmat, tidak perlu kita persoalkan atau permasalahkan. Jadi sama-sama kita menjaga keamanan, ketertiban masyarakat agar tentram, damai, nyaman. Kita jaga ukhuwah islam," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved