Berita Palangkaraya

Pastikan Terdaftar Sebagai Pemilih Pemilu, KPU Kalteng Sosialisasikan Aplikasi Lindungihakmu

Aplikasi mobile Lindungihakmu disosialisasikan bersamaan dengan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalteng, Wawan Wiratmadja saat memberikan keterangan kepada awak media di Palangkaraya, Kamis (7/7/2022) terkait aplikasi lindungihakmu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sosialisasikan aplikasi mobile Lindungihakmu bersamaan dengan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Kamis (7/7/2022). Turut dihadiri oleh Anggota KPU RI, Koordinator Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalteng Wawan Wiratmadja mengatakan, aplikasi tersebut untuk memastikan pemilih warga negara Indonesia terdaftar untuk memilih dalam pesta demokrasi 2024.

"Di aplikasi tersebut warga negara pemilih bisa mengakses datanya apakah sudah terdaftar apa belum di dalam daftar pemilih," kata Wawan, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Kades Sumbersari Sungai Loban Diamankan Petugas, Diduga Terlibat Pencurian Buah Sawit

Baca juga: KPU Kalteng Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih, Luas Geografis & Data Ganda Masih Jadi Kendala

Baca juga: Gagal Mencuri Uang di Mesin ATM Palangkaraya, Ternyata Residivis ini Juga Membobol Rumah Warga

Aplikasi Lindungihakmu dapat diunduh di platform internet Play Store. Data pemilih itu terpusat. Setelah berhasil diunduh, masyarakat memasukkan nama daerah atau domisili, selanjutnya nomor NIK.

Jika sudah terdaftar, maka keluar Kelurahan, Kecamatan hingga TPS tempat melakukan pencoblosan.

Selain itu, melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa melapor jika dinyatakan tidak memenuhi syarat dengan menekan "Lapor TMS". Kemudian, memasukkan kota atau kabupaten, lalu NIK dan pilih "Lapor".

"Kawan-kawan silakan download aplikasi Lindungihakmu, itu centang biru. Untuk mempermudah masyarakat melakukan pengecekan sedah masuk apa belum," beber Wawan.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang secara undang-undang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, dan belum terdaftar bisa mendaftarkan diri secara online di aplikasi Lindungihakmu.

Masyarakat juga tidak perlu kuatir akan kebocoran data, karena KPU menjamin keamanan dan kerahasiaan data pemilih. Karena disebutkan KPU memberikan perlindungan data pribadi pemilih.(*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved