Berita Kalteng

KPU Kalteng Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih, Luas Geografis & Data Ganda Masih Jadi Kendala

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalteng Wawan Wiraatmaja, Sebut Kendala ada di geografis Kalteng yang luas dan data ganda. 

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Ketua KPU Kalteng, Harmain saat memberikan sambutan sekaligus membuka rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022  dan sosialisasi aplikasi mobile lindungi hakmu di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Kamis (7/7/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan semester 1 tahun 2022  dan sosialisasi aplikasi mobile lindungi hakmu. 

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Kamis (7/7/2022), turut dihadiri oleh Anggota KPU RI, Koordinator Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos. 

Dalam paparannya secara daring, Betty mengungkapkan data padan di Kalteng masih 1.652.723 atau 98,19 persen yang masih dalam tahapan pemutakhiran data. 

Menurutnya, data padan Kalteng sudah diatas rata-rata data padan nasional 178.369.943 atau 96,19 persen.

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Pejalan Kaki Korban Tabrak Lari Depan Hotel Global Usai Keluar Makan

Baca juga: Banting Stir Hindari Tabrak Mobil Depan, Pemotor Palangkaraya Tewas Ditabrak Mobil Berlawanan Arah

Baca juga: KPU Kalteng Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024, Diawali Pendaftaran Parpol 26 Juli Mendatang

"Saya mengapresiasi penuh kepada Kalimantan Tengah karena termasuk Provinsi menunjukan data padan tertinggi se Indonesia," kata Betty. 

Sementara itu Ketua KPU Kalteng Harmain, menuturkan jumlah daftar pemilih berkelanjutan (DPB) perbulan Juni 2022 terdapat 1.714.356 dan akan memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih pada 14 Oktober 2022 hingga 21 Juni 2023.

Dia meminta keterlibatan semua pihak stake holder, intansi terkait dan khususnya partai politik untuk menciptakan data pemilih lebih akurat lagi, karena menurutnya itu adalah hal yang penting. 

Jika dikalkulasi dari data DPB Kalteng saat ini dengan data padan yang dipaparkan KPU RI masih ada selisih 61.633. 

Menurut Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalteng Wawan Wiraatmaja, yang menjadi kendala adalah geografis Kalteng yang luas dan data ganda. 

Dia menjelaskan yang dimaksud data padan adalah data pemilih yang meninggal, data yang orangnya berpindah hal itu yang dilakukan pengecekan atau klarifikasi dan verifikasi. 

"Memang sampai sekarang cara-cara yang dilakukan kawan-kawan masih ada kendala seperti kendala geografis. Ingat wilayah kita ini kan luar biasa, ada seribu lebih Desa," ujar Wawan. 

Namun pihaknya sudah meminta kepada petugas terkait untuk bekerja efektif dan efisien berhubungan dengan pemutakhiran data yang akurat. 

"Contoh kami punya komunikasi yang masih terjalin dengan petugas di Desa atau petugas yang pernah menjadi ad hoc kita, BPK, PPS, KPPS," jelasnya. 

Dia menilai, salah satu cara termudah adalah melakukan komunikasi dengan telepon untuk klarifikasi data pemilih yang meninggal atau data ganda. 

Langkah selanjutnya petugas akan mengecek kembali terhadap laporan yang diterima dengan meminta foto dan identitasnya. 

"Cuman yang masih besar juga itu ada data, istilahnya pindah keluar dan pindah masuk atau data ganda. Misalnya data ganda dalam Kabupaten, Provinsi dan luar Provinsi itu masih banyak," ungkapnya.

Baca juga: KPU Kalteng Buka Pelayanan Full Time, Siap Suskeskan Tahapan Hingga Pelaksanaan Pemilu 2024

Baca juga: KPU Kalteng Sudah Mengajukan Anggaran Pemilu Serentak Rp 87 Miliar ke Pemprov Kalteng

Lebih lanjut untuk mengatasi kendala tersebut dan membersihkan data pemilih supaya lebih akurat, Wawan menyampaikan akan berkoordinasi hingga tingkat nasional. 

"Artinya apa, kalau di Provinsi Kalteng itu tercatat orangnya ada, maka di Provinsi lain datanya harus dihapuskan. Yang dikoordinir oleh KPU RI dan prosesnya dilakukan secara bertahap," tegasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved