Berita Kapuas

Antisipasi PMK, Vaksinasi Hewan Ternak Dilakukan di Tiga Kecamatan oleh Petugas Distan Kapuas

Distan Kapuas menyiapkan sebanyak 300 dosis dengan menyasar tiga kecamatan padat ternak untum mengantisipasi penularan PMK lebih luas

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Sri Mariati
Bidang Peternakan Distan Kapuas untuk Tribunkalteng.com
Petugas Distan Kapuas saat melakukan vaksinasi untuk mencegah PMK terhadap ternak milik warga. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS – Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terjadi di Kalteng, membuat pemerintah bergerak cepat untuk memutus penularannya.

Seperti yang dilakukan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian (Distan) Kapuas, yang melakukan Vaksinasi terhadap ternak milik warga khususnya hewan berkaki empat.

Distan Kapuas menyiapkan sebanyak 300 dosis dengan menyasar tiga kecamatan padat hewan ternak.

Kecamatan yang disambangi yaitu Kecamatan Mantangai, Basarang dan Tamban Catur.

Medik Veteriner drh Anik Ariswandani mengatakan, Vaksinasi dilaksanakan pada hewan ternak seperti sapi, kambing dan lainnya yang sehat untuk memberikan kekebalan terhadap PMK.

Baca juga: Cegah Penularan PMK, Syarat Distribusi Hewan Diperketat Masih Ditemukan Sapi Tanpa Dokumen Lengkap

Baca juga: 500 Dosis Vaksin Cegah PMK Tersedia, Hewan Kurban Positif PMK Kelurahan Menteng Sembuh

"Sasaran Vaksinasi diutamakan pada ternak bibit dan indukan yang akan dipelihara dalam jangka panjang oleh peternak," kata Anik, Rabu (6/7/2022).

Dilanjutkannya, vaksinasi tahap pertama ini telah dilaksanakan pada akhir Juni dan akan dilanjutkan dengan Vaksinasi kedua satu bulan kemudian.

"Para peternak menyambut baik terhadap kegiatan Vaksinasi ini dan mengharapkanhewan ternak mereka tidak ada terdampak PMK. Mengingat semakin merebaknya PMK di beberapa wilayah," ungkapnya.

Pihaknya pun mengharapkan kepada para peternak agar selalu menjaga kesehatan hewan ternaknya dan rajin membersihkan kandang.

Baca juga: Hewan Ternak Wajib Karantina Guna Cegah PMK, Sebabkan Lonjakan Harga Daging Sapi di Pasaran

Sebelumnya, pada beberapa kesempatan, guna menjaga kesehatan hewan, petugas teknis peternakan dan PPL memberi saran kepada peternak untuk memberikan air gula merah secara rutin menjaga stamina hewan ternak sehingga tidak mudah sakit.

"Kami sarankan juga untuk tidak memasukkan hewan ternak dari luar daerah yang tidak disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," jelasnya.

Kemudian, memberi saran kepada peternak dan pemasok ternak untuk mengkarantina hewan ternak yang baru dibeli selama dua minggu.

"Disinfeksi kandang juga agar rutin dilakukan, harapannya bisa menjadi perhatian sehingga hewan ternak dapat terhindar dari PMK," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved