Idul Adha 2022

Sejarah Puasa Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah & Puasa Arafah, Malam Ini Sidang Isbat Idul Adha 2022

Puasa sunnah di bulan Dzulhijjah antara lain Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah yang meskipun hukumnya sunnah namu  pahalanya berlipat

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Ilustrasi Idul Adha 2022, jelang Hari Raya Kurban sobat muslim disarankan menjalankan puasa sunnah Dzulhijjah seperti Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah. 

TRIBUNKALTENG.COM - Malam ini Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat awal Dzulhijjah 1443 H jelang Idul Adha 2022.

Hasil Sidang Isbat awal Dzulhijjah 1443 H bisa diketahui secara langsung lewat Live Streaming Sidang Isbat di akun Instagram Kemenag RI dan Youtube Kemenag RI.

Bulan Dzulhijjah termasuk bulan istimewa bagi sobat muslim karena selain ada Hari Raya Idul Adha juga disarankan untuk menjalankan beberapa puasa sunnah.

Puasa sunnah di bulan Dzulhijjah antara lain Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah yang meskipun hukumnya sunnah namu  pahalanya berlipat.

Baca juga: Live Streaming Sidang Isbat Awal Dzulhijjah Hari Ini, Idul Adha 2022 Ada Potensi Berbeda Tanggal

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Awal Dzulhijjah, Kapan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2022?

Baca juga: Jelang Hari Raya Kurban Ikuti Tata Cara Shalat Hari Raya Idul Adha, ini Kata Ustaz Khalid Basalamah

Pelaksanaan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah ini memiliki kisah atau asal-usul di baliknya.

Sejarah Puasa Arafah berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat mimpi luar biasa.

Kala itu beliau mendapat wahyu dan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS.

Tentu saja mimpi tersebut sempat membuat Nabi Ibrahim AS bimbang dan gamang.

Mimpi tersebut datang di tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah.

Inilah juga yang merupakan ujian keimanan, ketakwaaan dan pengorbanan bagi Ibrahim.

Di satu sisi sebagai Nabi, beliau tahu betul mimpi yang datang itu adalah wahyu dari Allah SWT.

Artinya perintah dalam mimpi tersebut harus dilaksanakan.

Di satu sisi sebagai seorang ayah ia harus rela mengorbankan putra tercintanya.

Nabi Ismail adalah putra yang dinanti-nantikan Nabi Ibrahim bertahun-tahun lamanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved