Berita Kalbar

Narkoba di Kalbar, 31 Kg Sabu Dimusnahkan, Diduga Ada Indikasi Produksi Sabu di Malaysia

Narkoba di Kalbar, Sabu seberat 3,1 kg dari dua kasus hasil tangkapan dan pengungkapan BNNP Kalbar dimusnahkan diduga ada produksi di Malaysia

Editor: Sri Mariati
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Narkoba di Kalbar, Proses Pemusnahan lebih dari 31 kg sabu menggunakan mesin Incenerator oleh BNNP Kalbar di kantor BNN Kota Pontianak, Kamis (23/6/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK – Narkoba di Kalbar, Narkotika golongan I jenis sabu seberat 3,1 kg dari dua kasus hasil tangkapan dan pengungkapan BNNP Kalbar dimusnahkan, Kamis (23/6/2022).

Menurut Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Budi Wibowo, 31 kg sabu itu berasal dari negeri tetangga Malaysia.

Hasil koordinasi dengan kepolisian RI dan Malaysia, saat ini ada indikasi pabrik produksi Narkotika di Negeri Jiran tersebut dan masuk ke Indonesia.

Sehingga pihaknya saat ini terus menjalin kerja sama dengan penegak hukum di negara tetangga itu untuk peredaran Narkotika.

Baca juga: 13 Kg Sabu Tertangkap di Jalur Tikus Kalbar Dimusnahkan, Pengirim & Penerima Diburu Petugas

"Dari pendataan awal diindikasikan itu transit di Malaysia, namun hasil koordinasi kita di Konsulat Malaysia, mereka juga sedang mengembangkan upaya identifikasi lebih detil, dan indikasinya ada produksi di sana (Malaysia)," ungkapnya.

Brigjen Pol Budi Wibowo mengatakan, kejahatan narkotika merupakan ekstraordenary crime (kejahatan luar biasa), dan transnasional crime.

Selain itu juga merupakan kejahatan yang sangat terorganisir yang sangat kental dengan bisnis.

Baca juga: Narkoba di Kalbar, Tim Satresnarkoba Polres Sanggau & Polsek Tayan Hulu Tangkap 2 Residivis Sabu

Baca juga: Narkoba di Kalbar, Polres Sanggau Ringkus Dua Orang Terduga Budak Sabu di Sanggau

Dalam hal Narkotika juga sangat berlaku hukum ekonomi, ada suplai dan ada demand, dan saat ini banyak diantara dimand tersebut berada di dalam Lapas dan Rutan.

Oleh sebab itu dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan terkait peredaran Narkotika.

Hingga Juni 2022 ini, Brigjen Pol Budi mengungkapkan BNNP Kalbar sudah mengamankan 16 tersangka dengan barang bukti hampir 100 kg Narkotika jenis sabu, 5 kg Ganja, dan pil ekstasi.

Kemudian, Harniawati, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kanwilkumham Kalbar, menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk membina para warga binaan di Lapas dan Rutan yang ada di Kalbar agar menjadi lebih baik.

Saat ini warga binaan di Lapas dan Rutan berjumlah lebih dari 6 ribu orang, dari jumlah tersebut diakuinya ada oknum warga binaan yang masih terlibat dengan peredaran gelap Narkotika, hal tersebut terkuak dari hasil pengungkapan tim BNNP Kalbar beberapa waktu.

Baca juga: Narkoba di Kalbar, Pria Asal Sambas Miliki 3,3 Kg Sabu Disembunyikan Dalam Septic Tank

Pihaknya pun terus berusaha untuk membersikan lapas dan rutan dari berbagai peredaran narkoba.

"Kita bersama BNN dan stakeholder lainnya akan berusaha maksimal, ini bukan pekerjaan mudah jadi saya anggap ini upaya terus menerus dari berbagai pihak untuk tetap bersergi, dan memang masih banyak lagi yang harus dilakukan,'' katanya.

Lalu, Kepala Ombudsman Kalbar Agus Priyadi menyampaikan pihaknya mengapresiasi atas upaya dari BNNP Kalbar melakukan pemberantasan narkoba di Kalbar.

Dirinya pun menghimbau kepada seluruh warga di Kalbar untuk menginformasikan kepada petugas kepolisian dan atau penegak hukum bilamana mendapati adanya informasi peredaran gelap Narkotika disekitarnya.

"Jangan khawatir identitas pasti akan dilindungi, karena dari situlah penegak hukum bisa menelusuri dimana peredarannya,"pesannya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Musnahkan 31 Kg Sabu, Kepala BNNP Kalbar Ungkap Ada Indikasi Produksi Sabu di Malaysia

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved