Berita Palangkaraya

19 Orang Positif Covid-19 di Palangkaraya, Bepergian ke Luar Daerah Jadi Penyebab Tranmisi Lokal

Kasus Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalteng terus merangkak naik. Tercatat per 23 Juni 2022 terdapat 19 kasus, penyebab karena trasmisi lokal

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Ketua Harian Covid-19 Palangkaraya, Emi Abriyani saat memberikan keterangan kepada jurnalis terkait kenaikkan jumlah pasien yang tertular virus Covid-19 tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kasus Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus merangkak naik. Tercatat per 23 Juni 2022 terdapat 19 kasus terkonfirmasi virus dari Wuhan, China.

Dari jumlah tersebut 6 orang dirawat di RSUD Doris Sylvanus disertai sakit dan bergejala. Sedangkan 13 orang lainnya menjalani isolasi mandiri dengan gejala ringan maupun tanpa gejala.

"Untuk penyebaran Covid-19 di Palangkaraya per 23 Juni 2022 saat ini terdapat 19 orang terkonfirmasi positif," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangkaraya, Emi Abriyani, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya, setiap harinya ada 1 hingga 2 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangkaraya, hal itu menjadi alarm jika pandemi masih belum usai. Perlu kesadaran masyarakat untuk disiplin prokes kembali.

Lebih lanjut Emi Abriyani, memaparkan penyebab Covid-19 di Palangkaraya masih didominasi oleh tranmisi lokal, seperti adanya pihak salah satu anggota setelah berpergian di luar daerah.

Baca juga: Pasien Covid-19 Palangkaraya Meningkat, Vaksinasi Lengkap Penting Cegah Varian Baru Omicron

Baca juga: Kasus Covid-19 Wali Kota Palangkaraya Sebut Masih Terkendali, Terbaru 6 Orang Terkonfirmasi Positif

Setelah pulang ke rumah di Palangkaraya, malah menularkan Covid-19 kepada keluarganya, hal ini menjadi perhatian Emi Abriyani, meminta kepada masyarakat setelah ke luar daerah agar melakukan isolasi mandiri di rumah terlebih dahulu.

"Peningkatan Covid-19 di Palangkaraya dikarenakan masih adanya masyarakat berpergian ke luar daerah," jelasnya.

Untuk mencegah meningkatnya Covid-19 di Palangkaraya dan menekan kembali Covid-19, Emi Abriyani terus menggencarkan pemantauan prokes di masyarakat, seperti di kerumanan, yang kerap kali masih ditemukan masyarakat abai menggunakan masker.

Baca juga: Covid-19 Meningkat Lagi, Palangkaraya Waspada Varian Omicron B.4 & B.5, Tiga Orang Dirawat di RS

Baca juga: Palangkaraya PPKM Level 1, Ketua Satgas Covid-19 Dorong Percepatan Vaksinasi Dosis Lengkap

Sementara itu, vaksin dosis 1 di Palangkaaraya mencapai 105 persen, dosis 2 capai 90 persen dan dosis 3 atau booster capai 30 persen. Dari data tersebut dirata-rata tenaga kesehatan sudah 100 persen suntik vaksin dosis lengkap.

"Saya berharap masyarakat tetap patuh prokes, karena Covid-19 belum usai. Kita juga mewaspadai tranmisi lokal keluarga serta yang belum vaksin lengkap agar memenuhinya," pungkas Emi Abriyani. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved