Breaking News:

Berita Kalbar

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 31 Kg Sabu Malaysia, Kurir dan Pengatur Pengiriman Diamankan

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar, Polda dan Bea Cukai Kalbar berhasil menggalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu.

Editor: Fathurahman
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Tim gabungan BNNP Kalbar, Polda dan Beacukai setempat mengamankan sebanyak 5 orang tersangka dan gagalkan peredaran 31 kg narkotika jenis sabu yang berasal dari Malaysia. Sebanyak 31 kg sabu itu diamankan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada 3 Juni 2022, lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK -Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar, Polda dan Bea Cukai Kalbar berhasil menggalkan penyelundupan puluhan kilogram sabu.

Sebanyak 31 kg narkotika jenis sabu dari Malaysia menuju Kota Pontianak berhasil digagalkan tim gabungan tersebut.

Bukan hanya itu, para pelaku yang terlibat dalam upaya penyelundupan barang haram tersebut juga berhasil diringkus petugas gabungan.

Mereka berjumlah lima orang tersangka  yang terdiri dari kurir dan otak pengatur pengiriman barang haram tersebut dari Malaysia untuk masuk ke Kalbar. Pengungkapan dilakukan pada 3 juni 2022 lalu.

Tiga tersangka pertama bernama Wari, Syaid Rujhan, dan Evri diamankan di wilayah kabupaten Sambas, lalu tersangka pembawa sabu 31 kg bernama Mulyadi diamankan di Kota Singkawang, dan terakhir otak pengatur pengiriman bernama Ridwan diamankan di Kota Pontianak.

Baca juga: Lakalantas Banjarmasin, Tiga Pemotor Ditabrak Pengendara Mobil Honda Brio Gegara Hindari Kucing

Baca juga: Pelajar SMK Palangkaraya Pelaku Tawuran Minta Maaf, Polisi Hadirkan Orang Tua dan Pihak Sekolah

Baca juga: Rumah Jadi Tempat Transaksi Narkoba, Pasutri di Banjarmasin Ditangkap Miliki 14 Paket Sabu

Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjenpol Budi Wibowo menyampaikan bahwa kelima tersangka yang diamankan merupakan satu jaringan dan diduga telah melakukan pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia lebih dari satu kali.

Yang kita tangkap ini tidak hanya pada level kurir, karena kurir sudah kita tangkap duluan, dan dari kurir itu kita lakukan pengembangan hingga yang ada saat ini, pemilik barang, calon penerima, dan tidak sedikit penyandang dana juga tidak sedikit yang kita ungkap,'' ujarnya.

Walaupun mengaku baru satu kali melakukan pengiriman barang, dari analisa pihaknya, Brigjenpol Budi Wibowo menegaskan para tersangka diduga sudah melakukan pengiriman berulang kali.

Mereka ini orang yang baru kita amankan, namun sudah lama bekerja, artinya tidak menutup kemungkinan mereka pernah juga menjadi kurir - kurir dalam kasus yang lain, indikasinya ada, walaupun dalam pemeriksaan mereka mengaku baru satu kali, tetapi analisis kami tidak demikian,''ujar Brigjenpol Budi saat konrensi pers di Kantor BNN Provinsi Kalbar, selasa 7 Juni 2022.

Dari pemeriksaan, para kurir dijanjikan uang tunai antara 5 hingga 10 juta rupiah perkilogram bila berhasil mengantarkan sabu hingga ke lokasi tujuan.

Pemberantasan Narkotika dikatakannya tidak dapat dilakukan dari oleh pihaknya saja dan fokus dalam penindakan hukum, namun ia berharap seluruh pihak juga bahu membahu untuk melakukan pemberantasan narkotika ini.

Baca juga: Kenal Lewat Medsos Tipu Wanita Janji Dilamar, Pria di Pemangkat Ngaku Anggota TNI AL Divonis 9 Bulan

Baca juga: Tawuran Pelajar Palangkaraya, Pelaku Pemukulan Awal Korban Diduga Dipengaruhi Minuman Keras

"Tersangka kurir yang diamankan, pada umumnya merupakan masyarakat yang berada disekitaran perbatasan itu,rata - rata perkilo mereka dijanjikan 5 sampai 10 juta, sehingga ini perlu diinformasikan kepada Pemda untuk bagaimana membuat program yang mensejahterahkan masyarakat disepanjang perbatasan sehingga memiliki penghasilan yang memadai, sehingga memiliki daya tangkal bila diiming - imingi uang untuk menjadi mengantarkan dan menjual narkotika,''jelasnya.(*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Gagalkan Penyelundupan 31 Kg Sabu Dari Malaysia, BNNP Kalbar Amankan Kurir Hingga Otak Pengiriman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved