Berita Palangkaraya

Vaksin Booster Covid-19 Palangkaraya Capai 32 Persen, 27 Kelurahan Sudah Zona Hijau

Tingkat vaksin Booster Covid-19 Kota Palangkaraya sudah mencapai 32 persen memengaruhi tingkat kasus Covid-19 di Palangkaraya, 27 kelurahan zona hijau

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Emi Abriyani, Ketua Satgas Covid-19 Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tingkat vaksin booster Covid-19 Kota Palangkaraya sudah mencapai 32 persen, hal ini mempengaruhi menurunnya kasus positif virus dari Wuhan, China.

Sementara vaksinasi dosis 1 sudah 116 persen, dosis 2 capai 101 persen. Diimbangi data Zona Hijau Covid-19 terdapat 27 Kelurahan, sedangkan untuk zona kuning ada 3 Kelurahan dan zona orange, zona merah nihil.

"Menurunnya kasus Covid-19 di Palangkaraya salah satu faktornya karena vaksinasi di masyarakat bagus, untuk booster sudah sekitar 30 persen," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangkaraya, Emi Abriyani, kepada Tribunkalteng.com, Jumat (3/6/2022).

Adapun ke 27 Kelurahan berzona hijau tersebut adalah, Pager, Petuk Barunai, Panjehang, Gaung Baru, Mangku Baru, Bukit Sua, Petuk Bukit.

Selanjutnya, Kelurahan Tumbang Rungan, Panarung, Pahandut, Pahandut Seberang, Tanjung Pinang, Langkai, Danau Tundai, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Kalampangan, Sabaru, Kereng Bangkirai.

Baca juga: RSUD Palangkaraya Nihil Pasien Covid-19 Selama 1,5 Bulan, Imunitas Komunal Masyarakat Sudah Baik

Baca juga: Surat Edaran Kemenhub dan Satgas Covid-19, Percepat Capaian Vaksinasi Booster Kalteng

Baca juga: Falery Tuwan: Dibuka Gerai Vaksinasi Covid-19 di beberapa Titik Jelang Mudik Lebaran di Kalteng

Kelurahan Kanarakan, Marang, Sei Gohong, Habaring Hurung, Banturung, Menteng, Tumbang Tahai dan Petuk Katimpun. Untuk zona kuning, Kelurahan Palangka, Bukit Tunggal dan Tangkiling.

Merespon masker yang dapat dilepas di luar ruangan, Emi Abriyani menjelaskan jika hal itu karena sirkulasi udara di luar ruangan masih berputar bagus. Kecil kemungkinan terpapar Covid-19.

Namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker meski di luar ruangan jika berkerumun dan di dalam ruangan, mengingat sirkulasi udara terbatas.

Baca juga: Badan Intelijen Negara Kalteng Genjot Vaksinasi Covid-19 Antisipasi Varian Omicron Siluman

Karena masker adalah salah satu benteng pertahanan terhadap Covid-19 selain imunitas tubuh yang dapat disuplai melalui makanan, aktivitas kesehatan dan vaksinasi.

"Kami tetap mengimbau untuk masyarakat mengenakan masker jika di kerumunan atau di dalam ruangan karena sirkulasi udara terbatas dan kita tidak tahu apakah orang-orang terkena virus tersebut," pungkas Emi Abriyani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved