Hari Lahir Pancasila

Hasil Survei, Tidak Sampai 50 Persen Hafal Pancasila, Yang Paling Diingat Hanya Bunyi Sila Pertama

Berdasar survei SMRC itu hanya 64,6 persen responden  yang bisa menyebutkan semua sila dalam Pancasila secara benar

Editor: Dwi Sudarlan
Freepik.com
Ilustrasi Hari Lahir Pancasila 1 Juni, berdasar survei SMRC, tidak sampai 50 persen publik yang hafal bunyi dan urutan Pancasila secara benar. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Mengejutkan, hasil survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) terbaru memperlihatkan hasil, tidak sampai 50 persen responden hafal 5 sila dalam Pancasila secara benar dan urut.

Survei dilakukan pada 10 sampai 17 Mei 2022 atau jelang peringatan Hari Lahir Pancasila, Rabu 1 Juni 2022 ini.

Berdasar survei SMRC itu hanya 64,6 persen responden  yang bisa menyebutkan semua sila dalam Pancasila secara benar.

Padahal, ungkap pendiri SMRC sekaligus Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Saiful Mujani, sebanyak 95,4 persen responden menyatakan mengetahui Pancasila.

Baca juga: Kumpulan Quotes Tokoh dan Ulama Sambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni dari Soekarno hingga Sujiwo Tejo

Baca juga: Ditetapkan Presiden Jokowi sebagai Hari Libur Nasional, Begini Sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Hari Lahir Pancasila dengan Hari Kesaktian Pancasila

Namun, ketika menyebutkan urutan dan bunyi sila-sila Pancasila, mayoritas responden atau sebanyak 86,2 persen hanya benar saat menyebut bunyi sila pertama:  Ketuhanan Yang Maha Esa. 

Selanjutnya, sila Ketiga, ‘Persatuan Indonesia’ sebesar 78,3 persen, sila kedua ‘Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab’ 77,8 persen, kemudian sila kelima, ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’ 76,1 persen dan paling kecil tingkat kehafalannya adalah sila keempat ‘Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan’ sebanyak 72,5 persen.

"Kalau kita ingin mengetahui berapa banyak dari sila-sila itu yang diketahui oleh masyarakat sebagai ukuran pengetahuan dasar tentang Pancasila, kita bisa mendapatkan informasi bahwa 64,6 persen yang tahu secara enar sila-sila dari Pancasila," kata Saiful Mujani di kanal Youtube SMRC TV, Rabu (1/6/2022).

Artinya, lanjut dia, apabila 90 persen dijadikan sebagai ukuran yang baik bahwa masyarakat sudah tahu Pancasila, minimal pada tingkat yang elementer sila-sila dari Pancasila itu berarti masih ada sekitar 25 persen dari masyarakat yang masih harus meningkatkan pengetahuannya tentang Pancasila.

"Dilihat dari yang elementer saja, kita punya tugas untuk menyosialisasikan tentang Pancasila ini," kata Saiful Mujani.

Populasi survei tersebut adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi tersebut dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden.

Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.060 atau 87 persen untuk kemudian dianalisis.

Margin of error dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,07 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling)

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved