Berita Palangkaraya

Banjir di Kalteng, 6 Jam Diguyur Hujan Lebat Sungai Awang Bartim Meluap, 8 Desa Terdampak

Banjir di Kalteng, Sungai Awang Bartim meluap akibat hujan deras selama 6 jam pukul 01.00-07.00 WIB, Sabtu (28/5/2022) menyebabkan 8 desa terdampak

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
BPBD Provinsi Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Rumah warga terendam banjir di Kabupaten Bartim akibat hujan deras 6 jam sungai Awang meluap, sejak Sabtu (28/5/2022) dini hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir di Kalteng, Sungai Awang Barito Timur (Bartim) meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi selama 6 jam dari pukul 01.00-07.00 WIB, Sabtu (28/5/2022) menyebabkan 8 desa terendam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Falery Tuwan mengatakan, jika pihaknya sedang mempersiapkan tim untuk pendampingan dan penanganan di lapangan.

Dia juga telah berkoordinasi dan melakukan rapat dengan semua BPBD Kabupaten yang terdampak banjir. Untuk memastikan mendapatkan penanganan yang baik.

"Kami juga melakukan komunikasi dengan BPBD Barito Timur dan Barsel yang terdampak banjir relatif parah," ungkap Falery Tuwan, kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (28/5/2022).

Adapun desa di Bartim yang terdampak adalah Desa Hayaping, tingkat ketinggian banjir berkisar 50-80 cm.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Pengendara Berharap Pembangunan Jembatan Layang Bukit Rawi Segera Rampung

Sebuah ruas jalan terendam dan tidak bisa dilewati dan ada beberapa rumah yang terendam banjir. jumlah masih dalam pendataan.

Desa dayu dan Desa pulau bali di Kecamatan Karusen Janang. Tingkat ketinggian 50-70 cm. 12 rumah terdampak banjir dan lainnya masih dalam pendataan.

Selanjutnya, Kecamatan Reren Batuah. Tingkat ketinggian 20-40 cm. Kondisi air sudah berangsur surut, namun jalanan desa rusak berlumpur dan tidak bisa dilewati.

Kecamatan Dusun Timur, Desa Haringen. Tingkat ketinggian air mencapai 150-170 cm 275 rumah (75 kk) dan akses jalan transportasi terputus.

Desa jaweten RT 01, Tingkat ketinggian air 50-90 cm. 6 rumah terdampak dan selanjutnya Desa Karang Langit.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Mensos Tri Rismaharini Sebut Pentingnya Pemetaan Pembuatan Lumbung Sosial Bencana

Baca juga: Banjir di Kalteng, Air Tumbang Nusa Pulang Pisau Mulai Surut Penumpukan Kendaraan Berkurang

Kecamatan Dusun Timur, tingkat ketinggian air capai 90-130 cm. Sebagian akses jalan transportasi terputus dan 12 rumah warga terendam air. Serta dalam banjir di Barito Timur ini tidak ada korban jiwa.

"Kita berdoa semoga banjir bisa segera surut dan menghimbau kepada seluruh masyarakat terdampak banjir untuk tetap memperhatikan peringatan dini dari pemerintah dan segera melakukan evakuasi mandiri jika ancaman banjir masih terjadi," pungkas Falery Tuwan. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved