Doa dan Amalan Islam

Waktu yang Dilarang Melakukan Shalat Dhuha, Ustaz Adi Hidayat: 'Jangan Menyembah Matahari'

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang waktu yang dilarang saat ingin melaksanakan shalat Dhuha. Simak penjelasan dari tausiyah Ustad Adi Hidayat

Penulis: Nor Aina | Editor: Rahmadhani
Istimewa
Ustaz Adi Hidayat 

TRIBUNKALTENG.COM - Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang waktu yang dilarang saat ingin melaksanakan shalat Dhuha.

Menurutnya, waktu shalat Dhuha yang dilarang itu tidak akan menimbulkan pahala, justru hanya mendapatkan dosa.

Shalat Dhuha merupakan ibadah sunah yang dilakukan seorang muslim ketika masuk waktu dhuha.

Waktu dhuha yang boleh dikerjakan yakni ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta.

Maksud dari 7 hasta yakni sejak terbitnya matahari hingga masuk di waktu zuhur.

Jumlah rakaat shalat dhuha boleh dikerjakan 2, 4, 6, 8, dan maksimal 12 rakaat dan dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.

Mengerjakan shalat Dhuha akan mendapatkan berbagai macam keutamaan.

Seperti hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Tirmidzi, berbunyi:

"Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (H.R Tirmidzi).

Nah, umat Islam yang mengerjakan shalat dhuha dengan istiqamah, maka dosa yang telah diperbuat di dunia, akan dihapuskan Allah SWT.

Akan tetapi, ada waktu shalat dhuha yang dilarang Allah SWT untuk mengerjakannya.

Mengerjakan shalat Dhuha di waktu tersebut, maka akan menimbulkan dosa.

Agar mengetahui waktu yang dilarang mengerjakan shalat Dhuha, simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat.

Dilansir melalui channel YouTube Hasbi Channel dikutip Tribunkalteng.com, Jumat (27/5/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved