Berita Kapuas

Kesal Dibully Pria Penda Munte Kapuas Tengah Mengamuk, Serang Pemotor Pakai Kayu Hingga Meninggal

lelaki berinisial AL (28) pelaku kasus penganiayaan itu dihadirkan saat rilis yang digelar Polres Kapuas, Senin (23/5/2022).

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Fathurahman
istimewa
Polres Kapuas saat rilis kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Kapuas Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Penyesalan terpancar diraut wajah lelaki berinisial AL (28). Mengenakan rompi tahanan, pelaku kasus penganiayaan itu dihadirkan saat rilis yang digelar Polres Kapuas, Senin (23/5/2022) sore.

Warga Jalan Lintas Timpah-Pujon, Penda Munte, Kapuas Tengah itu diamankan, Minggu (15/5/2022) malam lalu.

Setelah ia mengamuk membabi-buta di Jalan Lintas Timpah-Pujon, Desa Kota Baru, Kapuas Tengah.

Seorang pengendara motor jadi korbannya bernama Rendy umur 18 tahun  warga Desa Masaran, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas.

Dia kena sasaran amukan AL yang membabi buta pakai balok kayu hingga mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia.

Korban jadi sasaran amuknya terluka dan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.

Baca juga: NEWS VIDEO, Polresta Palangkaraya Amankan 2 Pelaku Curanmor, Satu Pelaku Masih Buron

Baca juga: Pegawai Honorer Kobar Pelaku Tabrak Lari Jalan Menteng 16 Palangkaraya, Terancam 6 Tahun Penjara

Baca juga: 9 Sepada Motor Hasil Curian Berhasil Diungkap, Kapolresta Palangkaraya Kembalikan ke Para Korban

Rilis disampaikan Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, Iptu Iyudi Hartanto dan Kapolsek Kapuas Tengah, Iptu Rahmad Tuah.

Kapolres mengungkapkan kronologi dan motif penganiyaan yang mengakibatkan korban hingga meninggal tersebut.

"Kronologis kejadian pada Minggu 15 Mei 2022 sekitar jam 21.00 WIB, saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Pujon menuju Kotabaru, korban dipukul oleh pelaku dengan menggunakan sepotong kayu pada wajahnya," bebernya.

Dilanjutkannya, korban langsung terjatuh dan terseret bersama sepeda motor yang dikendarainya.

Korban saat itu tersungkur dan mengalami luka memar pada bagian dahi, luka robek di bagian mulut.

Selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Pujon untuk diberikan pertolongan pertama.

"Kemudian korban dirujuk ke Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya guna penanganan lebih lanjut. Setelah dirawat  selama satu hari oleh pihak medis korban dinyatakan meninggal dunia," ungkap Kapolres.

Pengakuan pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan, bahwa ia saat itu melampiaskan kekesalan dan amarah, karena sering diejek warga sekitar lokasi kejadian.

"Pengakuannya seperti itu, sering di-Bully, jadi pada saat itu pelaku spontan langsung saja melampiaskan amarahnya kepada yang lewat," tandasnya.

Pelaku menganiaya korban dengan potongan kayu atau balok kayu yang didapat di lokasi. 

Dapat laporan tindak penganiayaan, jajaran Polsek Kapuas Tengah, Polres Kapuas pun langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah kayu yang digunakan memukul korban.

"Pelaku akan dijerat pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara," pungkas Kapolres. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved