Festival Isen Mulang 2022

Festival Isen Mulang 2022, Mangenta Masuk Rekor Dunia, 1.043 Orang Berpartisipasi di Bundaran Besar

Festival Isen Mulang 2022, Mangenta Kalimantan Tengah pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022, tercatat dalam rekor dunia.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Festival Isen Mulang 2022, Tradisi Mangenta Kalimantan Tengah pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022, tercatat dalam rekor dunia. Tercatat dalam Museum Rekor Dunia - Indonesia (MURI), pada Minggu (22/5/2022) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Festival Isen Mulang 2022, Mangenta Kalimantan Tengah pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022, tercatat dalam rekor dunia.

Rekor dunia tersebut tercatat dalam Museum Rekor Dunia - Indonesia (MURI), pada Minggu (22/5/2022) pagi.

Dalam pelaksanaannya, diperkirakan hanya sekitar 500 orang yang mengikuti acara Mangenta tersebut.

Namun saat dilakukan pencatatan, ternyata peserta yang ikut mencapai 1.043 orang di Bundaran Besar, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Sopir Avanza Penabrak Pemotor Jalan Menteng Palangkaraya Ditangkap, Sempat Dikejar Petugas

Baca juga: Hari Ini Rekor MURI untuk Peserta Terbanyak Mangenta di Penutupan Festival Budaya Isen Mulang 2022

Baca juga: Festival Budaya Isen Mulang 2022, Lomba Manyipet, Putra Palangkaraya & Putri Kotim Juara Pertama

Hal ini pun dicatatkan sebagai rekor dan satu-satunya, dimana tradisi turun temurun Mangenta hanya ada di Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Leonard S Ampung mengatakan Pemprov Kalteng memberikan apresiasi yang sangat tinggi pada masyarakat Kalteng yang sudah ikut berpartisipasi.

“Pencatat mengatakan pagelaran Mangenta bukan rekor Indonesia saja, namun ini menjadi rekor dunia dan satu-satunya,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Minggu (22/5/2022) pagi.

Ia mengatakan, kedepan kita akan terus melakukan evaluasi dan membuat inovasi baru dalam penjualan Kenta agar semakin dikenal dunia.

“Seperti pengemasan dan peningkatan cita rasa dari makanan Kenta, pemasaran dan promosi. Sehingga acara Mangenta ini menjadi event unik yang ada di Indonesia bahkan di dunia,” jelas Leo.

Acara Mangenta akan dijadikan ikon Kalteng, guna meningkatkan sektor pariwisata Kateng untuk menarik para wisatawan lokal maupun internasional.

“Pemerintah Kalteng sangat menghargai pangan lokal, tak hanya Mangenta namun ada pula membuat lamang pada acara Festival Budaya Isen Mulang 2022,” ujarnya.

Leonard mengatakan, banyak acara kebudayaan yang akan menjadi acara besar, serta melibatkan masyarakat seperti Mangaruhi hingga Menyipet.

“Kita akan mengembangkan potensi pariwisata dan keunikan yang ada di Kalimantan Tengah untuk menarik minat wisatawan,” ujarnya.

Kalimantan Tengah sendiri memiliki banyak sekali ragam pangan lokal, terutama makanan khas Suku Dayak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved