Berita Kaltara

Tragis, ABG Umur 16 Tahun di Nunukan Alami Depresi Berat, Jadi Budak Nafsu Wanita Mantan PSK

Sungguh tragis nasib seorang anak lelaki ABG berinisial R yang masih berumur 16 tahun di Nunukan, Kaltara, jadi korban budak nafsu wanita mantan PSK

Editor: Sri Mariati
TribunKaltara.com/Febrianus Felis
ABG berumur 16 tahun berinisial R korbanpelecehan oleh mantan PSK, ketika didoakan para pembezuk yang datang menjenguknya, di RSUD Nunukan, Jumat (20/05/2022) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, NUNUKAN – Sungguh tragis nasib seorang lelaki ABG berinisial R yang masih berumur 16 tahun di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Dirinya jadi korban atau budak pelampiasan nafsu wanita mantan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Saat ditemui TribunKaltara.com (Tribun Network) di RSUD Nunukan, Jumat (20/5/2022) remaja inisial R tersebut terlihat sedang tidur dengan badan ditutupi selimut.

Di RS korban R tak sendiri, ia ditemani saudara sepupunya Irfan (21) yang baru datang dua hari dari Keningau, Malaysia bersama ibu korban.

Irfan menuturkan, kondisi sepupunya mengalami depresi berat setelah kejadian yang menimpanya.

"Dia ini baru tadi malam bisa tidur nyenyak. Malam sebelumnya tidak bisa tidur. Sering melamun, bicara dan senyum sendiri, bahkan memberontak," kata Irfan kepada TribunKaltara.com.

Baca juga: 11 Warga Bone Sulawesi Selatan Diamankan BP2MI Nunukan, Ingin Masuk Malaysia Secara Ilegal

Bahkan R sempat mencabut sendiri infus yang dipasang oleh perawat. R sering memanggil nama ayah dan ibunya meminta tolong.

Ketika ada orang yang datang menjenguknya, R tampak kaget dan segera bangun dari tempat tidurnya.

"Dua kali dia cabut infusnya sendiri. R merasa banyak orang yang berbisik-bisik di telinganya. Makanya kalau sudah datang anginnya, dia sering manggil nama bapak dan ibunya minta tolong," ucapnya.

Irfan menyampaikan, sepupunya itu memberontak bila melihat benda bewarna kuning.

"Agak sensitif kalau melihat warna kuning. Jadi berontak dia," beber Irfan.

R merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya seorang montir di Keningau, Malaysia, sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.

Irfan mengungkapkan, R menyelesaikan pendidikan SD dan SMP di Malaysia. Setelah itu ia melanjutkan sekolah menengah atas di Nunukan.

"Yang saya tahu di Nunukan dia tinggal di asrama sekolah. Dulu waktu masih di Malaysia anaknya ceria saja, karena sering datang ke rumah saya main," ujarnya.

Baca juga: Miris, Tergiur Bisa Hasilkan Uang Upah dari Ikat Rumput Laut Murid SD di Nunukan Putus Sekolah

Informasi yang dihimpun, selama di Nunukan, korban tinggal bersama seorang perempuan mantan PSK. Baru-baru ini saja, korban tinggal di asrama sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved