Pengamat Ekonomi Terlibat Mafia Minyak Goreng, Lin Che Wei Bantu Dirjen Kemendag Mainkan Izin Ekspor

Tersangka kasus baru kasus dugaan mafia minyak goreng mengejutkan, seorang pengamat ekonomi diduga terlibat

Editor: Dwi Sudarlan
Tribunnews/igman
Pengamat ekonomi terseret kasus dugaan mafia minyak goreng, Lin Che Wei ditetapkan oleh Kejagung sebagai tersangka baru, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Tersangka kasus baru kasus dugaan mafia minyak goreng mengejutkan, seorang pengamat ekonomi diduga terlibat. 

Dia adalah Lin Che Wei, yang selama ini dikenal publik sebagai pengamat ekonomi khususnya analis pasar modal.

Lin Che Wei yang menjabat penasihat kebijakan atau analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia ini diduga sekongkol dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Keduanya, Lin Che Wei dan Indrasari Wisnu Wardhana diduga mengondisikan pemberian izin persetujuan ekspor minyak goreng ke beberapa perusahaan.

Baca juga: VIDEO CATATAN SI ALAN: 24 Tahun Reformasi vs Mafia Minyak Goreng

Baca juga: Menteri Lutfi Sebut Ada Mafia Minyak Goreng, Ternyata Anak Buahnya Sendiri & 3 Bos Perusahaan Besar

Baca juga: Dilarang Jokowi Tetap Nekat Ekspor ke Timor Leste, 121 Ton Minyak Goreng dalam Kontainer Pipa & Cat

"Dalam perkara ini, tersangka LCW (Lin Che Wei) diduga bersama-sama dengan tersangka IWW (Indrasari Wisnu Wardhana) yang juga Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI mengkondisikan pemberian izin persetujuan ekspor di beberapa perusahaan," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Selasa (17/5/2022).

Seperti Indrasari Wisnu Wardhana, Ketut Sumedana mengungkapkan Lin Che Wei juga langsung ditahan seusai ditetapkan sebagai tersangka.

Dia dijebloskan ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat hingga 20 hari ke depan atau 5 Juni 2022.

Sekadar informasi, Kejagung menetapkan seorang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya alias mafia minyak goreng.

Foto dokumentasi Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indasari Wisnu Wardhana yang Selasa (19/4/2022) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng oleh Kejaksaan Agung.
Foto dokumentasi Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indasari Wisnu Wardhana yang Selasa (19/4/2022) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng oleh Kejaksaan Agung. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Seusai pengumuman status tersangka untuk Lin Che Wei, beredar foto pengamat ekonomi itu memakai baju tahanan berwarna merah jambu dalam kondisi tangan diborgol.

Disebutkan oleh Ketut Sumedana, penetapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-26/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 dan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor: TAP-22/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Atas perbuatannyan itu, Lin Che Wei disangka melanggar Pasal 2 jo. Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jadi Tersangka Mafia Migor, Lin Che Wei Diduga Berkomplot Bareng Indrasari Kondisikan Izin Ekspor

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved