Festival Isen Mulang 2022

Kesenian Kuda Lumping hingga Ogoh-ogoh Turut Meriahkan Festival Budaya Isen Mulang 2022

Festival Budaya Isen Mulang 2022 turut diramaikan oleh paguyuban dan komunitas seperti Paguyuban Djoko Elling, tampilkan kudang lumping dan Barongan

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Kesenian budaya Kuda Lumping dan Barongan dari Paguyuban Kuda Lumping Djoko Elling saat pawai di Festival Budaha Isen Mulang 2022, Palangkaraya, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Festival Budaya Isen Mulang 2022 yang resmi dibuka Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran hari ini, juga turut dimeriahkan ragam kesenian budaya dari luar daerah.

Kesenian tersebut dibawakan oleh paguyuban dan komunitas yang ada di Kalteng seperti Paguyuban Djoko Elling yang mempertontonkan kesenian kuda lumping dan Barongan.

Meyriska, salah seorang koordinator di Paguyuban Djoko Elling menuturkan jika Festival Budaya Isen Mulang 2022 kali ini, lebih semarak karena di dalamnya terdapat kesenian dari berbagai daerah.

"Luar biasa ya kali ini, karena didalamnya campur aduk beragam kesenian dan budaya namun menjadi satu," kata Meyriska kepada Tribunkalteng.com, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Antusias Ribuan Warga Memadati Pembukaan Festival Budaya Isen Mulang 2022

Baca juga: Karnaval Festival Budaya Isen Mulang 2022, DTPHP Kalteng Tonjolkan Hasil Bumi Pangan & Sayuran

Kesenian budaya kuda lumping sendiri masih belum pasti asal-usul dari mana.

Namun berbagai sumber menyakini jika kuda lumping berasal dari dukungan rakyat jelata, terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi Belanda.

Dalam versi lain juga disebutkan bahwa kuda lumping menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga melawan Belanda.

Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda. Namun, beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekuatan magis, dan kekebalan.

Sementara itu, Kesenian budaya reog ponorogo dan Ogoh-ogoh khas daerah Bali juga terlihat di Festival Budaya Isen Mulang 2022 ini.

Baca juga: 2.000 Orang Meriahkan Festival Budaya Isen Mulang 2022, Lomba Mangenta Bakal Dicatatkan di MURI

Baca juga: Selasa 17 Mei 2022 Festival Budaya Isen Mulang Digelar Lagi, Simak Jadwal Acara Spirit of Kalteng

Ogoh-ogoh dengan ukuran tinggi lebih dari 3 meter tersebut diusung oleh puluhan pemuda menyusuri rute jalan yang sudah ditentukan panitia, yaitu dari Bundaran Besar ke Jalan Yos Sudarso lalu ke Jalan HM Thamrin, Palangkaraya.

FBIM 12345
Atribut dan peralatan Barongan yang akan menampilkan atraksinya pada karnaval budaya Festival Isen Mulang 2022 yang masih berlangsung hingga malam hari, Selasa (17/5/2022). (Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto)

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran juga mengapresiasi adanya keanekaragaman budaya yang ada di Festival Budaya Isen Mulang 2022, menurutnya Festival tersebut harus berkembang setiap tahunnya tidak monoton.

"Supaya ini menarik bagi pariwisata, jangan kita tampilkan yang ini terus, harus ada perubahan seperti dari Barsel itu bagus. Juga kuda lumping itu bagus," pungkas Sugianto Sabran. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved