Berita Palangkaraya

Kenaikan Harga Bapok Jadi Sorotan Partai Buruh di Kalteng, Saat Peringati Hari Buruh Internasional

Kenaikan harga bahan makanan pokok (Bapok) yang terjadi belakangan menjadi perhatian Partai Buruh Kalimantan Tengah.

Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com
Pengurus Partai Buruh Kalteng menggelar sosialisasi terkait 17 tuntutan yang mereka perjuangkan kepada simpatisan dan pengurus partai di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kenaikan harga bahan makanan pokok (Bapok) yang terjadi belakangan menjadi perhatian Partai Buruh di Kalimantan Tengah.

Khususnya kenaikkan minyak goreng  (Migor) yang sempat tembus hingga Rp 25 ribu - Rp30 ribu perliternya, beberapa waktu lalu.

"Kami menilai ini sangat aneh, Kalteng ini provinsi di Indonesia yang terbesar produksi Crude palm Oil (CPO), anehnya harga migor di Kalteng sebagai daerah penghasil bahan baku (CPO) malah mahal," ujarnya merasa miris.

Parah lagi sebut dia, saat ini berdasarkan pentauan dan informasi yang dihimpun dilapangan, akibat harga minyak goreng mahal, banyak penjual gorengan memilih berhenti sementara berjualan hingga harga bisa stabil seperti dulu.

Baca juga: Larangan Ekspor CPO dan Migor, Pemerhati Sosial Kalteng Menilai Berpotensi Terjadi Penyeludupan

Baca juga: Dampak Larangan Ekspor CPO dan Migor, Harga Jual Buah Sawit Petani Mandiri Kalteng Anjlok

Baca juga: Partai Buruh Exco Kalteng Optimistis Lolos Verifikasi KPU Untuk Pemilu Serentak 2024   

"Kami sangat miris mendapat informasi tersebut. Kalteng memiliki banyak lahan kebun sawit tetapi pemiliknya kebanyakan orang asing, ini juga miris," ujarnya.

Harusnya sebut dia, yang memiliki lahan kebun sawit orang kalteng sendiri bukan orang asing.

"Tentu,  harapannya jika dikelola orang lokal, bisa berdampak pada penurunan harga minyak goreng untuk masyarakat Kalteng," terangnya.

Demikian juga dengan pabrik pengolahan CPO menjadi minyak goreng selama ini masih minim di daerah penghasil CPO seperti di Kalteng.

Industri hilir untuk pabrik pengolahan minyak goreng selama ini masih terpusat di Pulau Jawa .

"Kalteng sebagai daerah penghasil CPO harus juga dibangun banyak pabrik pengolahan minyak goreng agar harga migor untuk daerah penghasill lebih murah, dan banyak mempekerjakan orang lokal," ujarnya lagi.

Kegiatan tersebut dilakukan Pengurus Partai Buruh Kalteng di Sekretariatnya di Jalan Simpei Karuher Induk  bersamaan dengan Memperingati Hari Buruh Internasional.

Pengurus Executive Committe Partai Buruh Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi Mayday 2022 Fiesta untuk Peringatan Hari Buruh Internasional.

Partai buruh Kalteng mensosialisasikan 17  tuntutan terhadap pemerintah yang selayaknya bisa dilakukan perbaikan untuk menesejahterakan rakyat dan buruh.

Ketua Exco Partai Buruh Kalteng, Dewi Fajaryanti, Sabtu (14/5/2022) bersama pengurus dan simpatisan Partai Buruh Kalteng menggelar pertemuan untuk menjelaskan yang menjadi perjuangan sekaligus tuntuan partai buruh di Kalteng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved