Dilarang Jokowi Tetap Nekat Ekspor ke Timor Leste, 121 Ton Minyak Goreng dalam Kontainer Pipa & Cat

Larangan dari Presiden Jokowi untuk mengeskpor minyak goreng dan CPO (Crude Palm Oil) terbukti diabaikan bahkan dilanggar

Editor: Dwi Sudarlan
Tribunkalteng.com/ghorby
Stok minyak goreng di salah satu ritel yang ada di Kota Palangkaraya. Kemarin, polisi menggagalkan upaya pengiriman 121 ton minyak goreng ke Timor Leste meski ada larangan ekspor. 

TRIBUNKALTENG.COM - Larangan dari Presiden Jokowi untuk mengeskpor minyak goreng dan CPO (Crude Palm Oil) terbukti diabaikan bahkan dilanggar.

Pelanggaran itu terungkap dari digagalkannya upaya mengekspor atau mengirim minyak goreng kemasan ke luar negeri oleh Bareskrim Polri dan Polda Jatim.

Sebanyak 121 ton minyak goreng berbagai merek siap dikirim ke Timor Leste, dengan cara dimasukkan ke 8 kontainer dengan dokumen pengiriman barang lain.

Pada invoice atau dokumen pengiriman tertulis barang-barang seperti engsel pintu, cat, genteng, glass block mulia, alat-alat pipa, pipa pvc, Sika vix tile adhisive, tong besi tutup lebar, snack, sterefoam, sendok bebek plastik, komputer, dan sparepart mobil.

Baca juga: Langgar Perintah Presiden Jokowi, Terbongkar 8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor Lewat Surabaya

Baca juga: Daftar Harga Minyak Goreng Sunco, Bimoli, Tropical, Fortune, Sovia di Indomaret & Alfamart Hari Ini

Baca juga: Menteri Lutfi Sebut Ada Mafia Minyak Goreng, Ternyata Anak Buahnya Sendiri & 3 Bos Perusahaan Besar

"Namun isi barang di dalam kontainer adalah minyak goreng berbagai merek," ucap Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Jakarta, Kamis (12/5/2022) malam.

Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisikan minyak goreng itu dilakukan dari Surabaya ke Timor Leste. 

Delapan kontainer itu berisikan 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor.

Hal ini bertentangan dengan kebijakan pemerintah soal larangan ekspor minyak goreng, demi memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

"Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak tentang adanya dugaan pelanggaran Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan sementara ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil," kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Dalam hal ini, kata Agus, pihak Kepolisian menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun.

Mereka diduga berperan sebagai eksportir minyak goreng di tengah berlangsungnya kebijakan larangan ekspor. 

Menurut Agus, diduga terdapat 11 kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor.

Polisi menjaga ribuan kemasan minyak goreng yang akan dikirim ke luar negeri dari Surabaya, meskipun Presiden Jokowi melarang ekspor minyak  goreng dan CPO, Kamis (12/5/2022).
Polisi menjaga ribuan kemasan minyak goreng yang akan dikirim ke luar negeri dari Surabaya, meskipun Presiden Jokowi melarang ekspor minyak goreng dan CPO, Kamis (12/5/2022). (Surya/Firman Rachmanuddin)

Namun, tiga kontainer telah berada di Negara Timor Leste dan saat ini polisi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, untuk melakukan penarikan tiga kontainer tersebut. 

"Delapan kontainer yang berisikan minyak goreng dengan merek Linse, Tropis, dan Tropical telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Agus.

Dalam melancarkan aksinya, kata Agus, para pelaku mengelabui petugas Bea Cukai dengan memasukkan barang yang tidak sesuai dengan pos tarif atau HS dan invoice Persetujuan Ekspor Barang (PEB) yang mana dokumen ekspor dengan Pos Tarif/HS.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 3 Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Gagalkan Pengiriman 8 Kontainer Berisikan 121 Ton Minyak Goreng Siap Ekspor ke Timor Leste

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved