Selebrita

Kondisi Terkini Tukul Arwana Efek Diambil Darah Oleh dr Terawan, Kolonel Johnny: Vaksin Nusantara

Menurut ,Kolonel Johnny sebelum penyuntikan Tukul Arwana telah dilakukan pengambilan sampel darah di RSPAD Gatot Soebroto oleh Dokter Terawan.

Editor: Nia Kurniawan
Instagram @tukul.arwanaofficial dan YouTube Ryan_pejantan02
Kondisi Tukul Arwana 

TRIBUNKALTENG.COM - Akhirnya soal kondisi kesehatan komedian Tukul Arwana dikabarkan akan segera mendapat suntikan vaksin nusantara.

Ya, Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Peneliti Utama vaksin nusantara Kolonel Johnny

Nah, Menurut ,Kolonel Johnny sebelum penyuntikan Tukul Arwana telah dilakukan pengambilan sampel darah di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Selasa (10/5/2022).

Bahkan pengambilan sampel darah ini ditangani langsung oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto selaku penggagas vaksin Covid-19 tersebut.

Baca juga: Jenis Kelamin Calon Bayi di Perut Buncit Indah Permatasari Dirahasiakan Arie Kriting, Pamer Foto

Baca juga: Link Kisah Asli KKN di Desa Penari: Film Bioskop Kisah Mistis Jawa Timur, ini Kata Manoj Punjabi

Rencananya Tukul Arwana akan mendapat suntikan vaksin nusantara pada pekan depan.

"Pengambilan darah Tukul Arwana dilakukan pada kemarin oleh dr Terawan, selanjutnya diproses oleh tim. Minggu depan baru akan disuntikkan vaksin Nusantara," ujarnya.

Johnny mengatakan Tukul Arwana diberikan vaksin Nusantara untuk mencegah gejala berat jika terinfeksi virus corona (Covid-19).

"Betul Vaknus untuk Covid," jelasnya.

Jonny mengatakan Tukul sudah mendapatkan terapi stroke iskemik kronik yang dikenal sebagai Brain Washing (BW) atau Brain Spa (BS) dari Terawan beberapa waktu lalu.

Metode cuci otak Terawan itu dikenal sebagai Intra-Arterial Heparin Flushing (IAHF) untuk tujuan terapi yang merupakan modifikasi Digital Subtraction Angiography (DSA).

"Kondisinya baik, walaupun masih pakai kursi roda ya. Dan (Tukul) sudah mendapatkan DSA," kata dia.

Saat ini, Vaksin Nusantara masih dalam tahap pengembangan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum memberikan rekomendasi penggunaan vaksin Nusantara dalam jumlah besar untuk vaksinasi Covid-19.

Nasib penelitian vaksin Nusantara juga ditentukan melalui nota kesepahaman alias MoU antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) pada 19 April lalu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved