Breaking News:

Berita Palangkaraya

Dianggap Mengganggu Lampu Lalu Lintas di Kota Palangkaraya, Dishub Tindak Tegas Pengamen

Dianggap mengganggu pengamen jalanan yang menjajakan suara, kepada para pengguna kendaraan yang melintas di Kota Palangkaraya ditindak

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/ faturahman
Kepala Dishub Kota Palangkaraya Alman Pakpahan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dianggap mengganggu Pengamen jalanan yang menjajakan suara, kepada para pengguna kendaraan yang melintas di Kota Palangkaraya ditindak.

Terutama mengamen saat berada di lampu lalu lintas jalanan Kota Palangkaraya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan menegaskan, tidak boleh adanya aktivitas mengamen di lampu lalu lintas.

“Kami hanya menegakkan dan mengikuti aturan yang berlaku. Karena kegiatan mengamen ini dilarang dan tertuang dalam Perda Nomor 9 Tahun 2012,” terangnya, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Dishub Kota Palangkaraya Terus Lakukan Uji Kelaikan Angkutan Jasa & Barang

Baca juga: Pungutan Parkir Liar Berulang di ATM D’lavan Café, Dishub Palangkaraya Pasang Stiker Bebas Parkir

Alman pun menjelaskan dari peraturan daerah Kota Palangkaraya tersebut, disebutkan pasal yang berbunyi dilarang beraktivitas atau memberi uang dan barang, pada gelandangan, Pengamen, dan anak jalanan di persimpangan jalan atau lampu lalu lintas, jembatan, dan tempat umum lainnya.

“Hal ini dilakukan guna menciptakan lalu lintas yang aman dan lancar,” ucapnya.

Selain itu, mantan Kepala Inspektorat Palangkaraya ini mengungkapkan, adanya Sistem Layanan Citra Perhubungan (SiLancip) terus disosialisaskan Dishub Kota Palangkaraya.

Baca juga: Satpol PP Berau Amankan 3 Pengamen, Warga Resah Diganggu Saat Lagi Santai di Tepian Jalan A Yani

Baca juga: Suara Merdu Pengamen Taman Kuliner Palangkaraya, Buat Pengunjung Betah, Sempat Viral di Medsos

“Kita juga bertujuan meminimalisir adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkhusus di jalur lalu lintas Kota Palangkaraya,” ungkapnya.

Bahkan jelas Alman Pakpahan, minggu lalu pihaknya sudah menjaring salah seorang pengamen yang mengamen di lampu lalu lintas (Lalin).

“Kami minggu lalu pernah menindak Pengamen yang mengamen di lampu lalin di Jalan Diponegoro,” ujar Alman.

Ia menambahkan, pihaknya berikan Pengamen tersebut teguran dan surat pernyataan, untuk tidak melakukan aktivitas mengamen lagi. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved