Doa dan Amalan Islam

Niat & Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Fiqh Islam & Orang yang Harus Mengerjakannya Menurut Buya Yahya

Berikut ini penjelasan soal niat dan tata cara mandi wajib atau besar yang benar menurut fiqh Islam dari Buya Yahya & yang wajib mengerjakannya

Penulis: Nor Aina | Editor: Rahmadhani
YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya 

TRIBUNKALTENG.COM - Berikut ini penjelasan soal niat dan tata cara mandi wajib atau besar yang benar menurut fiqh Islam dari Buya Yahya.

Tak hanya niat dan tata cara, Buya Yahya juga menyebutkan orang-orang yang wajib mandi besar menurut syariat Islam.

Menurut pendakwah bernama asli Yahya Zainul Ma'arif, saat mandi wajib seluruh atau semua tubuh diharuskan terkena air.

Ya, mandi wajib atau mandi besar adalah menuangkan air di seluruh badan dengan cara tertentu.

Baca juga: Dua Cara Meminta Maaf Pada Orang yang Telah Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Panduan Niat Qadha Membayar Utang Puasa Ramadhan & Waktu yang Tepat untuk Mengerjakannya

Mandi wajib itu dilakuakan untuk membersihkan diri dari hadats besar.

Tidak hanya itu, mandi wajib juga tidak sembarangan harus dilakukan.

Mandi wajib diharuskan menyertakan niat serta dengan tata cara dalam pelaksanaannya.

Seperti apakah niat dan tata cara pelaksanaan mandi wajib?

Nah, berikut ini Buya Yahya menjelaskan niat dan tata cara mandi wajib sesuai fiqh Islam.

Dilansir melalui channel YouTube Al-Bahjah TV dikutip Tribunkalteng.com, Rabu (11/5/2022).

Menurut Buya Yahya, cara mandi wajib ataupun mandi junub yang ia jelaskan ini juga ada dalam syariat Islam.

“Cara mandi wajib atau mandi junub ini ada fiqhnya,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa mandi wajib atau besar ini dikaitkan beberapa perkara.

Hal itu seperti, selepas bersenggama, keluar mani tanpa bersenggama, melahirkan, nifas, dan haid.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved