Berita Pulang Pisau

Satu Titik Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi Terendam Akibat Luapan Air

adan Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi, Pulang Pisau, Kalteng erendam air yang meluap akibat hujan yang terjadi beberapa hari lalu

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Para pengendara melintasi Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi yang tertutup luapan air, Jumat (6/5/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU – Badan Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi.Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), sempat terendam air yang meluap akibat hujan yang terjadi beberapa hari lalu.

Hujan yang mengguyur Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, menyebabkan debit air kembali naik. Bahkan ditakutkan terjadinya banjir seperti tahun 2021 lalu.

Tribunkalteng.com pun melakukan pemantauan ke lokasi Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi. pada Jumat (6/5/2022).

Terdapat 1 titik yang masih terendam air, namun aman untuk dilalui kendaraan roda 2, roda 4, bahkan lebih.

Meski begitu, badan jalan yang terendam sudah berkurang menjadi 1 titik, yang asalnya terdapat 3 titik.

Baca juga: Banjir Bukit Rawi Penda Barania Terkini, Kendaraan Sudah Bisa Lewat, Ketinggian Air Hanya 20 Cm

Baca juga: Banjir di Kalteng, Banjir Bukit Rawi-Penda Barania Semakin Surut Mobil Kecil Dilarang Melintas

Tidak hanya air, terdapat beberapa titik di jalan tersebut yang terdapat lubang besar.

Hal ini membuat para pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas.

Kontur tanah yang tidak stabil dan bergelombang, dipenuhi batu besar dan pasir.

Membuat cukup sulit saat berkendara melintasi Jalan Trans Kalimantan tersebut.

Selain itu, karena jalan yang kering dan 2 hari belakangan tak ada hujan.

Baca juga: Banjir Bukit Rawi, Setahun 3 Kali Desa Penda Barania Terendam, Jalan Layang Tahun 2022 Operasional

Jalanan yang kering, menimbulkan debu disebabkan oleh kendaraan yang melintas.

Berdasarkan hasil pemantauan pada Jumat (6/5/2022), terpantau kendaraan yang melintas cukup banyak.

Terlebih dari arah Barito menuju Kota Palangkaraya, bahkan arah sebaliknya pun cukuo banyak yang melintas ke arah Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Gunung Mas. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved