Berita Kriminal

Puluhan Tahun Suka Duka Bareng, Laki-Laki Ini Tega Pukul Lalu Bakar Istri Gegara Ayam Dimakan Kucing

Namun, entah apa yang merasuki hati IN sehingga tega membakar perempuan yang sudah menemaninya hidup dalam suka dan duka selama puluhan tahu

Editor: Dwi Sudarlan
Polsek Amanuban Selatan
Lokasi penganiayaan dan pembuangan tulang belulang jenazah Yosina Selan oleh sang suami di NTT. 

TRIBUNKALTENG.COM, TIMOR TENGAH SELATAN - Puluhan tahun sudah IN (63) dan Yosina Selan (60) hidup bersama sebagai suami istri.

Namun, entah apa yang merasuki hati IN sehingga tega membakar perempuan yang sudah menemaninya hidup dalam suka dan duka selama puluhan tahu.

Hanya gegara ayam dimakan kucing, IN marah besar dan seakan melihat istrinya, Yosina Selan adalah benda mati yang bisa dipukuli bahkan dibakar.

Kemarahan yang memuncak membuat IN lupa diri, mengambil kayu lalu memukulkannya ke sang istri hingga meninggal.

Baca juga: Pria Asal Matraman Kabupaten Banjar, Nekat Tusuk Calon Suami Mantan Pacar Hingga Tewas

Baca juga: Diduga Cekcok, Seorang Pria di NTT Tega Lakukan Perbuatan Keji Aniaya Istri Hingga Tewas

Baca juga: Istri Syok Kepala Satpol PP Makassar Dalangi Pembunuhan Honorer karena Berebut Cinta Pejabat Dishub

Masih belum puas, jenazah Yosina Selan kemudian dibakar.

Tak hanya itu, tulang belulang jenazah sang istri pun lantas dibuang ke dalam sumur.

IN yang sudah berusia 63 tahun ini adalah warga Dusun IV, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bulan lalu, dia menghabisi nyawa sang istri, Yosina Selan secara sadis.

Aksinya terbongkar setelah erabat sang istri melapor ke polisi karena korban menghilang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Amanuban Selatan, Ipda Maks Tameno, mengatakan kasus ini terungkap pada Minggu (1/5/2022).

Usai membunuh Yosina, IN kemudian membakar jenazah istrinya itu.

"Setelah korban dianiaya hingga tewas, pelaku mengambil daun gewang dan kayu kering di sekitar kebun untuk menutup tubuh korban dan membakarnya," kata Ipda Maks Tarmeno kepada Kompas.com, Selasa (3/5/202).

Jenazah Yosina dibakar hingga hangus sekitar 80 persen.

Bagian jenazah yang tidak terbakar kemudian diambil, dan dipindahkan pelaku sekitar 50 meter, tepatnya di bawah pohon kabesak (pilang) yang masih dalam kompleks kebun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved