Cek Kondisi Anak Anda, Kenali Gejala Penyakit Hepatitis Akut Misterius, 3 Bocah Sudah Jadi Korban

Bahkan, di Jakarta, sebanyak 3 anak-anak meninggal diduga karena terserang penyakit hepatitis akut misterius tersebut

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa via Tribunnews/Metro.co.uk
Ilustrasi seorang anak terkena penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di penjuru dunia. 

Senada dengan IDI, Pipirm juga meminta semua dokter khususnya dokter anak dan residen dokter juga turut mengawasi apabila gejala hepatitis akut muncul pada pasien.

Piprim menambahkan pihaknya dan IDI akan segera berkoordinasi dengan para ahli kedokteran terkait penyelidikan menyeluruh atas kasus-kasus yang dicurigai sebagai hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya tersebut.

Lebih lanjut, dirinya juga meminta kepada tenaga medis dan kesehatan agar aktif mengedukasi masyarakat apabila ada anak atau anggota keluarga yang mengalami gejala dengan indikasi hepatitis akut.

“Serta berkoordinasi dengan dokter spesialis anak terkait untuk menindaklanjuti dan mengawasi dengan ketat penyakit ini, serta melaporkan ke kepala dinas kesehatan setempat,” ujar Piprim.

Ilustrasi seorang anak terkena penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di penjuru dunia.
Ilustrasi seorang anak terkena penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyerang anak-anak di penjuru dunia. (ISTIMEWA)

3 Anak meninggal

Diberitakan Tribunnews, kasus hepatitis akut misterius diduga telah membuat tiga anak di DKI Jakarta meninggal dunia.

Ketiga anak ini diketahui meninggal hanya dalam kurun waktu dua minggu terakhir hingga 30 April 2022 lalu.

Sebelum meninggal dunia, ketiga anak tersebut sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah mendapat rujukan dari rumah sakit di jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Sementara gejala yang ditemukan pada ketiga anak ini yaitu mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.

Kasus ini pun membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta juga disebut tengah melakukan penyelidikan epidemiologi terkait kasus ini.

“Selama masa investigasi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang,” kata Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Senin (2/5/2022).

Ditegaskan Siti Nadia Tarmizi, orangtua diharap mengecek kondisi kesehatan anaknya.

Bila anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran agar segera memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved