Presiden Jokowi & Sederet Menteri Sampaikan Selamat Idul Fitri 1443 H: Mohon Maaf Lahir dan Batin

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Iriana Jokowi menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah dan sederet menterinya

Editor: Sri Mariati
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Iriana Jokowi menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Mengingat kondisi Covid-19 di Indonesia mulai terkendali.

Seskab Pramono Anung Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung turut menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1443 Hijriah.

Seskab juga memohon maaf lahir dan batin.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” kata Seskab, dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Minggu (1/15/2022).

Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kata Pramono, berbeda dengan hari raya dua tahun berturut-turut di masa pandemi Covid-19 ini.

Pada tahun ini, pemerintah secara resmi kembali memperbolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran.

“Mari kita gunakan mudik Lebaran ini untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan, bertemu keluarga, berkangen-kangenan,” ucapnya.

Tak lupa, Seskab juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir.

Baca juga: Wakil Presiden Maruf Amin Laksanakan Salat Idul Fitri 1443 H di Masjid Istiqlal Jakarta

“Semoga Allah Swt. menerima puasa kita dan seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadan ini, serta senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya,” kata Pramono.

Penetapan ini berdasarkan keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas di Kemenag, Jakarta, Minggu (1/5/2022).

“Berdasarkan hisab posisi hilal seluruh Indonesia sudah di atas ufuk serta laporan hilal yang sudah terlihat, secara mufakat tadi sidang isbat menetapkan bahwa 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, tanggal 2 Mei 2022 Masehi,” kata Menag dalam konferensi pers yang digelar setelah Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1443 H.

Menag mengungkapkan, sebelum sidang isbat anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah, Kemenag, Cecep Nurwendaya memaparkan, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit.

“Ini adalah posisi hilal berdasarkan hisab, suatu metode atau cara untuk mengetahui posisi ketinggian hilal sehingga apakah dimungkinkan hilal itu bisa dilihat atau tidak,” jelasnya, dikutip Tribunnews.com dari Setkab.go.id.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved