Berita Palangkaraya

Hari Pertama Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Kawasan Pasar Besar Palangkaraya Tampak Sepi Pedagang

Hari pertama Idul Fitri 1443 H para pedagang kawasan Pasar Besar, Kota Palangkaraya, Kalteng tampak sepi, tak ada aktivitas seramai hari biasanya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Pedagang tempe, Arjun sedang menunggu pelanggan. Sedangkan Pedagang sayur dan tempe, Rohimah sedang membawa dan mempersiapkan dagangannya, Senin (2/5/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Hari pertama Idul Fitri 1443 H para Pedagang kawasan Pasar Besar, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah tampak sepi, tak ada aktivitas seramai hari biasanya.

Hanya terlihat beberapa pedagang saja yang tengah bersiap membuka lapak dagangannya.

Salah satunya, Pedagang Tempe, Arjun mengatakan ia baru buka pukul 14.00 WIB.

“Saya hari ini buka karena tidak pulang kampung. Kampung halaman saya di Flores, Nusa Tenggara Timur,” terangnya saat dibincangi Tribunkalteng.com, Senin (2/5/2022) sore.

Ia mengatakan, dari pertama buka, belum ada pelanggan yang beli tempe.

Arjun menjual tempe kotak sebanyak 21 buah dan tempe bulat 22 buah.

Baca juga: Ramadhan 2022, Besok Pasar Wadai Palangkaraya Dibuka, Pedagang Sibuk Rapikan Lapak

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Kahayan Palangkaraya Relatif Stabil, Transaksi Jualbeli Masih Normal

Ia menjelaskan bahwa tempe naik seribu rupiah dari H-3 Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

“Kalau tempe kotak biasanya beli di produsen Rp 4 ribu kini menjadi Rp 5 ribu, sedangkan tempe bulat dari Rp 5 ribu menjadi Rp 6 ribu,” terang Arjun.

Berbeda dengan Pedagang Sayur dan Tempe, Rohimah mengatakan, dirinya kembali membuka dagangannya karena sudah selesai berkunjung ke rumah keluarganya.

“Tadi sudah salah Ied, sudah ziarah juga, dan sudah bersilahturahmi ke rumah keluarga. Jadi sekarang tingga buka kembali dagangan saja,” ujarnya.

Meski sepi, Rohimah mengatakan, malam mungkin ramai pedagang yang berjualan, namun tidak semuanya.

Baca juga: NEWS VIDEO, Harga Daging Sapi di Pasar Kahayan Palangkaraya Rp 140 Ribu per Kg dan Masih Stabil

“Karena ada banyak pedagang yang saya kenal pulang kampung, jadi mungkin belum semuanya buka. Pada H+1 hari raya sepertinya sudah ramai kembali kawasan Pasar Besar,” jelas Rohimah.

Ia mengatakan, untuk sayur tidak ada kenaikan harga, masih stabil seperti hari-hari sebelumnya.

Pantauan Tribunkalteng.com, pada kawasan tersebut, para pedagang ikan dan daging terlihat sepi.

Tak hanya itu, toko sembako pun terpantau tidak ada yang buka pada hari H lebaran. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved