Diduga Cekcok, Seorang Pria di NTT Tega Lakukan Perbuatan Keji Aniaya Istri Hingga Tewas

Imanuel Nau (63), tega menganiaya istrinya, Yosina Selan (60) memukul istrinya menggunakan kayu hingga tewas di Kecamatan Amanuba TTS, Provinsi NTT

Editor: Sri Mariati
http://cdn-2.tstatic.net/kaltim/foto/bank/images/ilustrasi-jenazah_20150615_205539.jpg
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNKALTENG.COM, SOE – Entah setan apa yang merasuki Imanuel Nau (63), tega menganiaya istrinya, Yosina Selan (60) memukul istrinya menggunakan kayu hingga tewas.

Mereka merupakan warga RT 23 RW 09 Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tragisnya, kemudian jasad istrinya dibakar. Peristiwa itu terjadi di kebun mereka, Desa Bena, Minggu (17/4/2022) lalu.

Kasus ini terungkap setelah Imanuel Nau menyerahkan diri ke Polsek Amanuban Selatan Polres TTS, Sabtu (30/4/2022).

Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK melalui Paur Humas Aipda Jony Missa menyampaikan hal ini dalam keterangan tertulisnya melalui pesan WhatsApp, Senin, (2/5/2022).

Aipda Jony mengutip penjelasan Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Helmi Wildan dan Kapolsek Amanuban Selatan Ipda Markus Tameno.

Baca juga: Istri Syok Kepala Satpol PP Makassar Dalangi Pembunuhan Honorer karena Berebut Cinta Pejabat Dishub

Ia menjelaskan bahwa sebelum kejadian penganiayaan, terjadi pertengkaran antara Imanuel dan Yohana pada Sabtu (16/4/2022). Imanuel memutuskan pergi ke rumah kebun.

Pada Minggu (17/4/2022) sekitar pukul 06:00 WITA, Yosina dan putra mereka ON (13) memberi makan ternak sapi yang jarak dekat dengan kebun. Kemudian, Yosina ke kebun menemui suaminya. Keduanya kembali cekcok.

Imanuel tak bisa mengontrol emosinya. Dia mengambil sebatang kayu yang tersimpan di depan pintu masuk rumah kebun.

Selanjutnya menghajar istrinya sebanyak 3 kali, mengenai kepala bagian belakang. Yosina menghembuskan napas terakhir di bawah pohon lontar.

Imanuel mengambil daun lontar dan kayu kering menutup tubuh korban. Sejurus kemudian, pelaku membakar tubuh korban hingga pukul 10:00 WITA. Sekitar 80 persen tubuh korban hangus terbakar.

Selanjutnya jasad sang istri dipindahkan ke pohon kabesak, berjarak 50 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) pertama, masih dalam kompleks kebun.

Baca juga: Terkuak 1 Pelaku Pembunuhan Sarwani Memiliki Keterbelakangan Mental, 1 Orang Masih Buron

Pada Minggu malam, Iamanuel memindahkan jasad korban dari pohon kabesak keluar pagar kebun. Kemudian dipindahkan lagi ke pohon manga, sekitar 25 meter.

Berselang tiga hari, tepatnya pada tanggal 20 April 2022, pelaku mengecek jasad korban terdiri dari tulang pinggul dan tulang paha yang disimpan di bawah pohon manga.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved