Berita Palangkaraya

Usai Ketetapan 1 Syawal, Kepala Kemenag Kalteng Imbau Saat Salat Ied Tetap Taati Prokes

Kepala Kemenag Kalteng ingatkan pelaksanaan salat Idul Fitri masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Noor Fahmi melakukan pemantauan Rukyatul Hilal di Menara Masjid Raya Darussalam, Minggu (1/5/2022) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kementerian Agama Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Kemenag Kalteng) baru saja melakukan pemantauan hilal.

Meski hilal tak terlihat dikarenakan tertutup awan, namun hasil pemantauan akan tetap dilaporkan pada tim Sidang Isbat.

Pemantauan dilaksanakan di Menara Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos 10, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Noor Fahmi menjelaskan mengenai pelaksanaan salat Ied atau Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Salat Idul Fitri 1443 Hijriah DItetapkan Senin (2/5/2022) merupakan 1 Syawal,” terangnya pada Tribunkalteng.com, Minggu (1/5/2022).

Baca juga: Usai Sidang Isbat, Menag: Besok Kita Lebaran Bareng, Pantauan Rukyatul Hilal Kalteng Terhalang Awan

Baca juga: Tim Rukyatul Hilal Kalteng Pantau Bulan di Menara Masjid Darussalam, Idul Fitri 2022 Berpotensi Sama

Baca juga: Kebakaran Dapur Karaoke La Cupole 99 Palangkaraya, Polisi Menduga Akibat Kebocoran Gas

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan salat Idul Fitri masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Pemerintah memberikan imbauan, masyarakat harus menjaga jarak saat salat Idul Fitri.

Noor Fahmi mengatakan, saat ini kemungkinan masyarakat sudah jenuh, karena 2 tahun salat harus menjaga jarak.

“Namun bisa dilihat saat salat taraweh, tidak ada lagi yang mejaga jarak. Tetapi masyarakat harus membawa sajadah atau alas masing-masing,” ujarnya.

Selain membawa alas untuk salat sendiri, masyarakat harus menaati prokes lainnya.

“Mencuci tangan dan menggunakan masker harus tetap diterapkan oleh masyarakat yang salat, jika besok 1 Syawal,” kata Noor Fahmi.

Hanya jarak atau shaf saat salat tidak bisa dihindari. Sehingga masyarakat yang salat, tetap rapat shafnya.

Namun hal ini merupakan penjelasan awal mengenai pelaksanaan salat Idul Fitri. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved