Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO Pemantauan Tim Rukyat Kalteng Terkendala Cuaca, Hilal Tak Terlihat Tertutup Awan

Kementerian Agama Kantor Wilayah Porvinsi Kalimantan Tengah (Kemenag Kanwil Kalteng) melaksanakan pemantauan Rukyatul Hilal.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kementerian Agama Kantor Wilayah Porvinsi Kalimantan Tengah (Kemenag Kanwil Kalteng) melaksanakan pemantauan Rukyatul Hilal.

Pemantauan Rukyatul Hilal dilakukan di Menara Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos 10, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Hal tersebut dilakukan untuk menentukan 1 Syawal dari hilal yang terlihat dari 99 titik di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Noor Fahmi mengatakan tim Rukyatul hilal melakukan pemantauan tentang hilal yang ada di Kalimantan Tengah.

“Setelah dilakukan pemantauan hilal, saat dilakukan peneropongan ternyata hilal di Kalimantan Tengah masih tertutup awan,” jelasnya, Minggu (1/5/2022) sore.

Baca juga: Usai Sidang Isbat, Menag: Besok Kita Lebaran Bareng, Pantauan Rukyatul Hilal Kalteng Terhalang Awan

Baca juga: Tim Rukyatul Hilal Kalteng Pantau Bulan di Menara Masjid Darussalam, Idul Fitri 2022 Berpotensi Sama

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Palangkaraya, Sopir Kelelahan Mobil Toyota Ruhs Hancur Tabrak Pembatas Jalan

Namun pihaknya tetap melaporkan hasil pantauan hilal khususnya di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kemenang Kalteng, yang merupakan salah satu tim Hisab Rukyatul, sebagai bahan laporan untuk sidang isbat.

“Meski tidak terlihat di Kalimantan Tengah, namun penetapan 1 Syawal akan ditentukan melalui pemantauan di titik lainnya,” ujar Noor Fahmi.

Ia mengatakan, besar kemungkinan pada Senin (2/5/2022) merupakan 1 Syawal 1443 Hijriah.

“Namun tetap kita masih menunggu hasil dari sidang isbat pada Minggu (1/5/2022) malam,” terangnya.

Noor Fahmi menjelaskan, meski di Kalteng tidak terlihat, apabila dari ke-99 titik hilal sudah terlihat maka penentuan 1 Syawal akan ditetapkan.

“Meski hanya 1 dari 99 titik yang menyatakan telah melihat hilal, maka itu dinyatakan valid dan akan ditetapkan 1 Syawal jatuh, pada Senin (2/5/2022),” tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved