Berita Kalbar

Pelajar Sekadau Terlibat Perkelaian Remaja, Kepsek Akan Panggil Siswa dan Orang Tua ke Sekolah

Video perkelahian yang tidak imbang karena satu orang remaja di pukuli oleh remaja lainnya sehingga videonya menjadi perbincangan warga setempat.

Editor: Fathurahman
TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Siswa yang terlibat perkelahian di depan Indomaret di komplek Pasar Baru Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat , 29 April 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, SEKADAU - Perkelahian remaja yang melibatkan kalangan pelajar di Sekadau Kalimantan barat viral di media sosial.

Video perkelahian yang tidak imbang karena satu orang remaja di pukuli oleh remaja lainnya sehingga videonya menjadi perbincangan warga setempat.

Sejumlah remaja yang terlibat pemukulan antar remaja di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat diketahui adalah siswa kelas X SMAN 1 Sekadau. Kepala Sekolah pastikan akan beri teguran, Jumat 29 April 2022.

Kepala SMAN 1 Sekadau Hilir, Yohanes Adi Suhadi membenarkan jika remaja yang terlibat perkelahian di depan Indomaret di komplek Pasar Baru Sekadau tersebut adalah siswanya.

Baca juga: Gelar Aksi di Depan Pengadilan Tipikor Palangkaraya, GERSTUK Diawasi Personel Polresta

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Kinibalu Palangkaraya, Korban Meninggal Berstatus Seorang Mahasiswi

Baca juga: Wisata Palangkaraya, Jadi Ikon Taman Pasuk Kameloh Sajikan Pemandangan Alam & Rumah Ibadah

Para siswa tersebut diketahui memukuli salah satu temannya secara bergilir usai pulang sekolah. Videonya pun beredar di media sosial dan ramai diperbincangkan masyarakat.

Ia pun menyayangkan kejadian tersebut, terlebih para siswa tersebut merupakan siswa kelas X. Alasan perkelahian itupun diketahui karena korban meminjam uang sebesar 20 ribu rupiah dan sudah lama tidak dikembalikan.

"Kejadian itu di luar dugaan kita dan terjadi di luar sekolah. Kita tidak mungkin 24 jam mengawasi anak-anak, makanya ada peran sekolah, orang tua, masyarakat itu sangat penting. Kalau hanya mengandalkan sekolah ya begini hasilnya," kata Kepsek SMAN 1 Sekadau Hilir itu.

Ia pun memastikan usai libur lebaran, anak-anak yang terlibat perkelahian tersebut akan dipanggil beserta orang tua masing-masing.

Tentunya untuk memberikan teguran dan membuat perjanjian. Jika kejadian serupa terulang kembali, maka para siswa tersebut akan dikeluarkan dari sekolah.

"Kita sudah sering mengimbau anak-anak untuk pulang sekolah langsung ke rumah, bantu orang tua. Jangan nongkrong-nongkrong tidak jelas. Aturan ini berlaku untuk semua siswa, jika bermasalah dan tidak mau ditegur kita keluarkan," ungkapnya.

Diketahui saat ini total siswa kelas X dan XI di SMAN 1 Sekadau Hilir adalah 700 orang, dengan jumlah kelas ada 16. Masing-masing kelas X ada 8 ruang dan kelas XI ada 8 ruang. Sementara jumlah tenaga guru 52 orang dengan guru BP hanya 1 orang yang berstatus PNS. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Perkelahian Antar Pelajar di Sekadau, Kepala Sekolah Akan Tegur dan Panggil Ortu Siswa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved