Berita Palangkaraya

Mudik Kalteng, Kursi Penumpang Penuh, Harga Tiket Bus Naik, Ini Daftar Harganya

Mudik Kalteng, beberapa hari menjelang Idul Fitri, harga tiket bus antar Kabupaten di Provinsi Kalteng mengalami kenaikan, termasuk penumpang penuh

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Mudik Kalteng, Transportasi bus antar Kabupaten dan Provinsi di Terminal AKAP Tipe A WA Gara, Senin (25/4/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Mudik Kalteng, beberapa hari menjelang Idul Fitri, harga tiket bus antar Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami kenaikan, rata-rata Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu dari harga sebelumnya.

Manajer Operasional PO Logos, Palangkaraya Rio menuturkan, jika sebelumnya rute Palangkaraya ke Sampit dikenakan harga Rp 90 ribu, sekarang menjadi Rp 100 ribu untuk kelas ekonomi.

"Sedangkan untuk rute Palangkaraya ke Pangkalan Bun dari Rp 150 ribu menjadi Rp 160 ribu per orang, kelas AC Bisnis," kata Rio, Senin (25/4/2022).

Kelas Super Eksekutif, Palangkaraya ke Sampit sekarang Rp 110 ribu. Palangkaraya ke Pangkalan Bun menjadi Rp 185 ribu. Di PO Logos semua rute naik Rp 10 ribu per orang.

Sementara itu, Rute yang paling banyak saat ini Palangkaraya ke Pangkalan Bun dan Palangkaraya ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Mudik Kalteng, Waspadai 10 Titik Ruas Jalan Kritis di Kalteng, Pemudik Diminta Berhati-hati

Jelang lebaran Idul Fitri 2022 ini, pihaknya mengaku ada penumpang mencapai 80 persen hingga penuh.

"Untuk tanggal 27 April hingga 1 Mei, penumpang full," ucapnya, kepada Tribunkalteng.com, Senin (25/4/2022).

Ungkap Rio, naiknya harga BBM tidak mempengaruhi naiknya harga tiket bus, karena menggunakan BBM bersubsidi.

Hanya saja saat momentum Lebaran harga tiket bus dinaikan, setelah Lebaran harga diturunkan kembali.

Justru, Rio mengungkapkan jika kendala saat ini adalah, jauhnya SPBU yang menyediakan BBM bersubsidi bagi kendaraan mobil ber plat kuning dan kondisi jalan yang rusak di beberapa titik.

"BBM subsidi Jatahnya hanya ada di Sampit dan Pangkalan Bun, kalau kita tidak modifikasi tangki kalau ke Banjar, kalau tidak mengecer ya Dexlite," ungkapnya.

Armada PO Logos sendiri saat ini meyiapkan 9 bus, ada tambahan 1 lagi karena proses peremajaan, dijadwalkan bulan ini sudah ada penambahan armada.

Baca juga: Mudik Lebaran 2022 Mulai Makan Korban, Peraih Emas SEA Games Tewas di Tol Pekanbaru, Suami-Anak Luka

"Kami setiap hari pasti ada perawatan Bus, untuk keamanan Bus, bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, sebelum berangkat juga dibersihkan dan dicuci," ucap Rio.

Sedangkan untuk PO Yessoe, ada beberapa jenis Bus. Dari Excellent Class, Executive Jet Bus, Mercedez - Benz, Bisnis dan Ekonomi Class.

Harganya dari Palangkaraya ke Sampit, Pangkalan Bun, Banjarmasin bervariasi. Dari Rp 90 ribu hingga Rp 280 ribu yang juga mengalami kenaikan.

Baca juga: Hadapi Mudik Lebaran 2022, Gubernur H Sugianto Sabran Arahkan PUPR Kalteng Amankan Kondisi Jalan

"Kami sudah naik tanggal 22 April kemarin, modelnya begini, seperti harganya Rp 150 ribu naik ke Rp 175 ribu. Kenaikannya antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu," jelas Adong, Penanggung Jawab Lapangan PO Yessoe.

Ditempat itu, pesanan tanggal 28 April hingga 1 Mei 2022 sudah hampir penuh, rata-rata masyarakat pulang ke kampung halaman melalui jasa transportasi bus antar kabupaten dan provinsi dan telah menyediakan 28 armada bus.  (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved