Ramadhan 2022

Peringati Hari Bumi, Komunitas Lintas Profesi Tikum-23 Bagi Takjil Tak Gunakan Kantong Plastik

Dalam rangka memperingati hari bumi, komunitas lintas profesi bernama Tikum-23 Palangka Raya, melakukan sosialisasi pengurangan penggunaan plastik

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
Komunitas Lintas Profesi Tikum - 23 bagi takjil dengan tidak menggunakan kantong plastik memperingati hari bumi, Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, komunitas lintas profesi bernama Tikum-23 Palangka Raya, melakukan sosialisasi pengurangan penggunaan kantong plastik.

Sosialisasi yang berlangsung di area lampu merah Jalan Willem AS tersebut, dikemas dengan berbagi 250 paket takjil gratis buka puasa, dengan menggunakan kantong ramah lingkungan.

Penggerak aksi Syamsuni mengatakan, kegiatan ini merupakan merupakan agenda komunitas lintas profesi Tikum-23, dalam rangka memperingati hari bumi yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan.

“Kita berbagi takjil 250an paket menggunakan kemasan yang ramah lingkungan, ini bentuk gerakan diet untuk tidak memakai kantong plastik di Palangkaraya,” kata Syamsuni, Sabtu (23/4/2022).

Menurut dia, sampah plastik sendiri dampaknya bisa ke mana-mana. Tak hanya berdampak pada kesehatan lingkungan tapi juga manusia dan hewan.

Baca juga: Ramadhan 2022, Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai Ramai Dikunjungi Wisatawan Saat Hari Libur

“Sepele sebenarnya kalau kantong plastik itu, pemakaian kita paling 5 menit, habis itu kita buang. Kalau sudah dibuang butuh 100 tahun untuk bisa terurai,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan salah satu penggiat lingkungan pemukiman bantaran sungai, Dian Arispama.

Dia menjelaskan, bahwa plastik membutuhkan waktu yang sangat lama agar bisa terurai secara alami.

“Karena itu terbuat dari minyak bumi dan ditambahkan bahan kimia adiktif berbahaya. Makanya sangat membahayakan kesehatan kita, bisa menambah jumlah kematian dan mikro plastik ini bentuknya sangat kecil. Sehingga sangat mudah masuk ke tubuh kita,” beber Dian.

Sementara itu, Ketua Komunitas Lintas Profesi Tikum-23 Ridho menambahkan, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap para penggiat lingkungan dalam sosialisasinya, mengurangi penggunaan kantong plastik di Kota Palangkaraya.

Baca juga: BI Kalteng Siapkan Rp 3,3 Triliun di Bulan Ramadhan, Warga Tarik Uang Meningkat

Baca juga: BBPOM Palangkaraya Lakukan Pengawasan Bahan Makanan dan Minuman di Pasar Ramadhan

"Aksi ini mungkin hanya Tikum-23 yang melakukan, berbagi takjil dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi di Bulan Ramadhan ini", ungkap Ridho.

Mengingat sudah semakin parahnya sampah kantong plastik. Dirinya berharap, agar pemerintah dapat menyoroti penggunaan kantong plastik di Palangkaraya.

"Kita berharap pemerintah dapat memperhatikan penggunaan kantung plastik sekali pakai di kota ini, sudah saatnya kita menggunakan kemasan ramah lingkungan hasil UMKM seperti kantong belanja dari anyaman purun atau anyaman lainnya yang dimodifikasi agar lebih nyaman penggunaanya,” harap Ridho. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved