Tragedi Jelang Sahur, Di Depan Sang Ibu, Adik Tega Habisi Nyawa Kakak Kandung Hanya Gegara Ditegur

Ternyata, dua anak laki-laki perempuan itu cekcok dan diakhiri penusukan oleh Danang (19) terhadap kakak kandungnya, Bambang Febrianto (38)

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/Tribun Kaltim
Ilustrasi pembunuhan adik terhadap kakak kandung di Kramat Jati, Jakarta, jelang waktu sahur. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Di saat sibuk menyiapkan hidangan sahur, warga RT 07/RW 04, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, dikejutkan oleh teriakan seorang perempuan, tetangga mereka.

Warga pun sontak keluar dari rumah dan berdatangan ke rumah perempuan tersebut.

Di sana, warga tersentak karena melihat perempuan itu menangis histeris.

Begitu melihat ke dalam rumah, warga kembali terkejut karena melihat laki-laki anak kandung perempuan itu tergeletak tidak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah.

Apa yang terjadi pada waktu jelang sahur itu?

Baca juga: 24 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan, Keluarga Korban Protes Reka Ulang Penusukan Tak Ada

Baca juga: Sempat Buron, Pelaku Penusukan Petugas SPBU Banjar Ditangkap di Gunung Mas Kalteng

Baca juga: Balita di Kalbar Korban Penganiayaan Ibu Kandung, Ternyata Juga Pernah Dianiaya Ayah Kandung

Ternyata, dua anak laki-laki perempuan itu cekcok dan diakhiri penusukan oleh Danang (19) terhadap kakak kandungnya, Bambang Febrianto (38).

Menggunakan pisau, Danang tega menusuk kakak kandungnya hingga tewas di tempat.

Saat dikonformasi,  Ketua RT setempat,  Abdul Aziz membenaerkan seorang warganya berteriak-teriak meminta tolong karena kedua anaknya berkelahi dan berujung penusukan, Rabu (20/4/2022).

"Ibunya teriak tolong, tolong begitu," ucap Abdul Aziz kepada Tribun Jakarta (Tribun Network)

Bambang Febrianto rupanya dibunuh oleh adik bungsunya sendiri, Danang.

Diungkapkan Abdul Aziz, warga yang datang ke rumah perempuan itu tidak berani masuk ke rumah.

Mereka hanya melihat dari luar rumah karena takut menjadi sasaran amukan Danang yang terlihat masih memegang pisau bersama jenazah kakaknya yang tergeletak di ruang tamu.

Selain itu, pintu rumah juga dalam kondisi terkunci.

"Apalagi pas kejadian pelaku megang pisau kan. Memang sehari-hari pelaku ini sering bawa pisau, enggak tahu buat apa. Infonya dia kerja, tapi saya enggak tahu pasti pekerjaannya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved