Berita Kapuas

Masih Pakai Helm Merah, Laki-laki Penuh Luka Tergeletak di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas

Insiden berdarah menggegerkan warga Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (14/4/2022) malam

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
HO/Media Sosial
Warga berdatangan ke Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas karena adanya laki-laki tergeletak dalam kondisi penuh luka, Kamis (14/4/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.CO.ID, KUALAKAPUAS - Insiden berdarah menggegerkan warga Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (14/4/2022) malam.

Seorang lelaki didapati tergeletak bersimbah darah di tepi jalan atas Jembatan Anjir Pal 1 wilayah Mambulau Kapuas.

Kejadian ini tersebar di media sosial dan grup WhatsApp.

Melalui postingan foto didapat, terlihat seorang lelaki menggunakan celana panjang hitam dan baju kaos putih bersimbah darah tergeletak di atas jembatan.

Masih dengan helm merah terpasang di kepala, korban didapati dengan posisi berbaring di jalan atas jembatan.

Baca juga: Terkuak 1 Pelaku Pembunuhan Sarwani Memiliki Keterbelakangan Mental, 1 Orang Masih Buron

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Palangkaraya, Reka Ulang & BAP Berbeda, Para Pelaku Tak Akui Perbuatan

Baca juga: 1 Pelaku Masih Buron, Ini Peran dan Tugas Para Tersangka Kasus Pembunuhan Sarwani Alias Anang

Tak jauh dari situ, didapati sepeda motor Vixion putih dengan posisi roboh.

Pun darah yang mengalir dan berceceran di aspal jalanan jembatan dan di badan jembatan.

Sontak, kejadian ini pun langsung menggegerkan warga di sekitar lokasi. Warga pun berdatangan.

Lelaki diduga korban pembacokan itu pun dievakuasi ke RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kualakapuas.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh identitas maupun kondisi terkini korban, yang langsung menjalani penanganan medis.

Pihak kepolisian pun belum memberikan keterangan terkait kejadian itu.

Sumber di lapangan menyebut, bahwa memang kejadian itu terjadi di Jembatan Anjir Pal 1 Kapuas.

"Korbannya sudah di bawa ke rumah sakit, kalau melihat kondisinya memang korban pembacokan," kata sumber yang enggan namanya disebutkan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved