Berita Kapuas

Hanya 1 jam Polisi Bekuk Pelaku, Begini Kronologi Aksi Sadis di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas

Tidak sampai 1 jam setelah penemuan laki-laki yang belakangan terungkap bernama Sofian Sauri itu, tim Polres Kapuas membekuk terduga pelaku

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
Polres Kapuas
Inilah terduga pelaku penganiayaan sadis di Jembatan Anji Pal 1 Mambulau Kapuas, Kamis (14/4/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Gerak cepat dilakukan Polres Kapuas, Kalimantan Tengah guna mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap laki-laki berhelm merah yang ditemukan tergeletak di jalan Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas, dalam kondisi berdarah-darah.

Laki-laki itu tergeletak tidak berdaya dengan tubuh penuh luka terkena senjata tajam (sajam), Kamis (14/4/2022) malam.

Hanya sekira 1 jam setelah penemuan laki-laki yang belakangan terungkap bernama Sofian Sauri itu, tim Polres Kapuas membekuk terduga pelaku penganiayaan sadis tersebut,

Terduga pelaku penganiayaan tersebut adalah Fahmi (34).

Baca juga: Pria Berhelm Merah di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas Alami 7 Luka Akibat Sajam di Punggung

Baca juga: Masih Pakai Helm Merah, Laki-laki Penuh Luka Tergeletak di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas

Hasil penyidikan sementara, kejadian berawal saat korban melintas di jembatan tersebut dengan mengendarai sepeda motor. 

"Kemudian pelaku menghadang korban dengan cara memberhentikan korban dengan senjata tajam yang dipegang di tangan kanan pelaku," kata Kasatreskrim Polres Kapuas, AKP Kristanto Situmeang kepada Tribunkalteng.com, Jumat (15/4/2022) dinihari.

Fahmi pun langsung melakukan penyerangan dengan cara menusukkan senjata tajamnya ke tubuh Sofian,

Sempat melakukan perlawanan, Sofian akhirnya tersungkur karena terkena senjata tajam yang diayunkan secara membabi buta oleh Fahmi.

"Korban mengalami tujuh luka tusuk di punggung belakang dan sampai saat ini korban dalam penanganan dan dirawat oleh tim medis RSUD Kapuas," ujar AKP Kristanto Situmeang.

Sementara itu, perihal apa hingga pelaku menghadang korban di jembatan tersebut masih belum diketahui pasti.

"Pelaku masih kami interogasi," tegasnya.

Laki-laki berhelm merah dan tubuh penuh luka ditemukan tergeletak di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas, Kalteng, Kamis (14/4/2022) malam.
Laki-laki berhelm merah dan tubuh penuh luka ditemukan tergeletak di Jembatan Anjir Pal 1 Mambulau Kapuas, Kalteng, Kamis (14/4/2022) malam. (HO/Media Sosial)

Diungkapkan AKP Kristanto Situmeang, Fahmi adalah warga Handel Kota, Kecamatan Bataguh, Kapuas.

Dari tangan dia, polisi menyita senjata tajam jenis badik yang digunakan untuk menganiaya Sofian Sauri.

"Pelaku ini, pada 2020 lalu, pernah ditahan juga dalam perkara percobaan pemerkosaan. Kini harus berurusan dengan hukum lagi, karena kasus penganiayaan," ujar Kasatreskrim.

Diberitakan sebelumnya, akibat tindak penganiayaan yang dilakukan pelaku, korban pun harus menjalani perawatan di RSUD Kapuas.

Korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian punggung setelah dianiaya pelaku menggunakan senjata tajam. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved