Pembunuhan di Tanjung Pinang

Terkuak 1 Pelaku Pembunuhan Sarwani Memiliki Keterbelakangan Mental, 1 Orang Masih Buron

1 pelaku pembunuhan Sarwani terkuak dari total 8 pelaku, 1 orang tak bisa dijadikan tersangka oleh polisi karena memiliki keterbelakangan mental

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Keenam tersangka dihadirkan saat Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Budi Santosa gelar pers rikis di Polresta Palangkaraya, Rabu (13/4/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dalam pers rilis di Polresta Palangkaraya pelaku pembunuhan Muhammad Sarwani (45). Terkuak dari total 8 pelaku, 1 pelaku tidak bisa dijadikan tersangka oleh kepolisian karena memiliki keterbelakangan mental.

Dia adalah bernama Ali yang hingga kinipun masih masuk daftar pencarian orang (DPO) bersama 1 pelaku lainnya yakni bernama Udin.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Budi Santosa mengatakan, keenam tersangka pembunuhan telah berhasil ditangkap namun 1 masih Buron.

Para tersangka ialah Yanto alias Anto (33) otak pembunuhan, Sutrisno alias Lacuk (40), Muhammad Yamin alias Amat Cingui (32), Murdani alias Mumur (33), Aditya Dwi alias Bagong (31), Muhammad Taupik alias Upik (30).

“Kami masih berupaya mencari pelaku yang masih Buron dan melakukan pengembangan lebih lanjut dari kasus tersebu,” jelasnya, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS, Kapolresta Palangkaraya Pimpin Pers Rilis Pengungkapan Kasus Pembunuhan Anang

Para tersangka yang telah diamankan pun telah diinterogasi oleh pihak kepolisian.

Sehari sebelum giat rilis dilaksanakan, pada Selasa (12/4/2022) telah menjalani rekonstruksi pembunuhan sebanyak 24 adegan. Bermula dari pengajakan, pembunuhan, dan pembuangan jenazah Sarwani.

Walaupun pada saat rekonstruksi hampir semua pelaku tidak ada memperagakan adegan menggorok ataupun menyayat korban. Namun hasil visum jenazah korban jelas terbukti ada

“Itu berdasarkan rekonstruksi berdasarkan keterangan pelaku, namun kita punya bukti hasil visum. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Kapolresta.

Selain itu, Satreskrim Polresta Palangkaraya juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

“Kami mengmankan 3 golok, 1 unit senapan angin PCP merk EDGUN, 1 unit mobil Honda Brio warna oranye Nopol KH 1861 AS, 1unit Honda HRV warna hitam Nopol KH 1594 TT, dan karung untuk membungkus korban,” jelas Kombes Pol Budi.

Baca juga: Terlilit Hutang Nyawa Sarwani Melayang, Kerap Kali Ditagih Selalu Berkelit dan Mengulur Waktu

Baca juga: Dalang Pembunuhan Sarwani Hendak Kabur ke Surabaya Melalui Banjarmasin Diringkus Polisi

Diketahui jenazah korban ditemukan di pinggir hutan dekat area galian, di Bukit Pinang I, Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangkaraya.

Kondisi korban pun sangat mengenaskan, yakni penuh dengan luka tukus, sayat, dan terdapat luka tembakan peluru pada bagian dada.

Selain itu, jenazah ditemukan telah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Bahkan bagian leher hampir terlepas dari badan dan gigi serta kepala penuh luka hantaman benda tumpul.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan pasal 340 jo 338 jo 170 ayat (3) jo 353 ayat (3) jo 351 ayat (3) jo 56 KUH Pidana, dengan pidana penjara sementara selama dua puluh tahun, penjara seumur hidup, atau hukuman mati. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved