Berita Kapuas

Sosialisasi Pengelolaan dan Penggunaan Dana BOS Kapuas, Disdik Dorong Sekolah Penggerak

Sosialisasi petunjuk teknis (juknis) pengelolaan dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2022 di Kapuas.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Fathurahman
Sosialisasi Pengelolaan dan Penggunaan Dana BOS Kapuas, Disdik Dorong Sekolah Penggerak
Disdik Kapuas untuk Tribunkalteng.com
Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas saat sosialisasi petunjuk teknis pengelolaan dan penggunaan dana BOS.

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Sosialisasi petunjuk teknis (juknis) pengelolaan dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2022 telah dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kapuas.

"Ya, sosialisasi telah dilaksanakan secara bertahap kepada seluruh Kepala SD dan SMP se Kabupaten Kapuas beserta bendahara BOS," kata Kadisdik Kapuas, H Suwarno Muriyat, Rabu (13/4/2022).

Dilanjutkannya, sosialisasi yang disampaikan mengacu pada Permendikbudristek nomor 2 tahun 2022 tentang Juknis Pengelolaan Dana BOP PAUD, BOS dan BOP PK.

Saat sosialisasi, Kadisdik berpesan agar para Kepala Sekolah dan Bendahara BOS memahami lima prinsip pengelolaan dana.

Baca juga: Kecelakaan Transportasi Sungai Kalteng Tinggi, Basarnas Tempatkan 6 Personel Tiap Pos Sungai

Baca juga: Kemenag Kapuas Tetapkan Nilai Zakat Fitrah Pada Ramadhan 1443 Hijriah

Baca juga: Cuti Bersama dan Pelonggaran Mudik Lebaran Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalteng

"Diantaranya fleksibel, efektif, efisien, akuntabel, dan transparansi menjadi perhatian utama," ujarnya.

Juga pembimbingan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) dengan mempedomani 12 komponen penggunaan dana BOS Reguler.

"Saat sosialisasi kami bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah," tandasnya.

Ia menambahkan jika Disdik terus mendorong Kepala Sekolah agar menjadi Sekolah Penggerak dan Sekolah Berprestasi.

"Sehingga ke depan akan semakin banyak pula sekolah penerima manfaat BOS Kinerja dari Kemdikbudristek," harapnya.

Sementara itu Kabid Pembinaan SD Disdik Kapuas, Franz Yulian mengutarakan jika sosialisasi BOS telah dilaksanakan untuk semua kecamatan dibagi lima tahap.

"Sosialisasi diikuti Kepala Sekolah dan Bendahara BOS. Sosialisasi dilaksanakan secara luring atau langsung namun tetap menerapkan protokol kesehatan," bebernya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved