Ramadhan 2022

Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan 2022, Batalkah? Tidak Sah? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Ada kalanya karena terburu-buru atau sebab lain, lupa membaca niat puasa Ramadhan 2022, apakah puasanya batal? Berikut penjelasan Buya Yahya

Editor: Dwi Sudarlan
wichitamom.com
Ilustrasi puasa Ramadhan, bagaimana bila lupa membaca niat? Berikut penjelasan Buya Yahya. 

"Subhanallah mungkin karena kesibukannya atau apa, sampai dia lupa tidak niat di malam harinya, sahur pun dia ingin sahur tapi bablas dia. Lalu tidak niat."

"Pagi harinya lalu ngadu, bagaiman puasa saya?"

"Maka jawabnya, lanjutkan (puasa), dan ikut mazhab imam Abu Hanifa yang memperkenankan niat di pagi hari," terang Buya Yahya.

Buya Yahya mengungkapkan dalam Mazhab Imam Abu Hanifa, apabila seseorang luba berniat puasa pada malam hari, maka diperbolehkan berniat dipagi hari.

"Barang siapa di pagi harinya kalau dia lupa belum niat, dan dia ingin berpuasa, maka hendaknya dia niat, ikut mazhab Abu Hanifa," ujarnya.

Buya Yahya juga mengatakan, keinginan orang awam untuk berpuasa patut dihargai.

"Bahwasanya orang awam perlu dihargai dalam hal semacam ini," kata Buya Yahya.

Ilustrasi puasa Ramadhan, bagaimana bila lupa membaca niat?
Ilustrasi puasa Ramadhan, bagaimana bila lupa membaca niat? (Ist/Tribun Timur)

Jangan mematahkan semangat orang untuk berpuasa, dengan mengatakan bahwa tidak niat apabila lupa mengucapkan niat.

"Jangan sampai dibilang, enggak sah! enggak puasa,"

"Kasihan dia, ketinggalan dalam rombongan orang berpuasa," ujar Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menekankan mazhab tersebut tidak boleh digunakan untuk bermain-main.

"Tapi ingat, ikut mazhab seperti ini tidak boleh main-main,"

"Sudah malam harinya melek, bisa niat. Saya niat besok aja ikut Abu Hanifa,"

"Itu artinya Anda main-main," ucap Buya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved