Berita Bartim

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Barito Timur Ditangkap Petugas di Ampah Saat Main Domino

Seorang pria diamankan Personel Polsek Dusun Tengah atas tindak pidana pencurian sepeda motor.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
istimewa
Tersangka berinisial UD (29) setelah diamankan personel Polsek Dusun Tengah akibat tindak pidana pencurian, Selasa (29/3/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, TAMIYANG LAYANG - Seorang pria diamankan oleh Polsek Dusun Tengah atas tindak pidana pencurian.

Tersangka ialah UD (29) diamankan atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Pelaku berhasil diringkus di Ampah Kota, Kecamatan Ampah, Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah.

Kapolres Barito Timur (Bartim), AKBP Affandi Eka Putra melalui Kapolsek Dusun Tengah (Dusteng) Ipda Supriyadi membenarkan terkait penangkapan tersebut.

Baca juga: Percobaan Rudapaksa, Pria Asal Banua Lima Bartim Tega Aniaya Bocah SD di Tabalong

Baca juga: Pemuda Asal Bartim Kalteng Dibekuk Satresnarkoba Polres Tabalong Kedapatan Simpan Sabu

Baca juga: Memasuki Pancaroba, Angin Kencang dan Hujan Melanda Palangkaraya, 10 Pohon Tumbang

“Tersangka berinisial UD ini, merupakan residivis kasus yang sama, yaitu Curanmor pada tahun 2021,” jelasnya pada Tribunkalteng.com, Rabu (30/3/2022) siang.

Kapolsek Dusteng menambahkan, penangkapan terjadi saat ada warga berinisial IP (27) melaporkan telah kehilangan motor.

“Saat itu korban memarkirkan motornya di luar kebunnya, kemudian IP pun pergi ke kebun yang berada sekira 50 meter dari tempat ia parkir,” terang Ipda Supriyadi.

Saat korban selesai dan hendak pulang ke rumah, motor yang diparkirkan telah hilang.

Hal tersebut pun dilaporkan oleh korban ke Polsek Dusun Tengah.

Kapolsek Dusteng pun menjelaskan kronologi penangkapan tersangka.

“Tersangka saat itu sedang bermain domino di salah satu rumah warga di Ampah Kota. Saat diamankan, tersangka tak bisa melawan dan pasrah saat digiring oleh petugas,” jelasnya.

Petugas membawa tersangka ke Mapolsek Dusun Tengah berikut barang bukti 1 unit motor.

“Motor sudah dalam keadaan dipreteli atau tidak dalam keadaan utuh lagi saat diamankan petugas,” terang Ipda Supriyadi.

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, tersangka rencananya akan menjual onderdil motor ke bengel.

“Onderdil motor belum sempat terjual, karena kesigapan petugas dalam penanganan kasus,” ujar Ipda Supriyadi.

Akibatnya, UD dikenakan Pasal 363 KUHP dan harus mempertanggungjawabkan di balik jeruji. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved