Siapa Egianus Kogoya? Pakai Pelontar Granat Serang Pos Marinir, 2 TNI Gugur Diserbu KKB Papua

Egianur Kogoyo diduga menjadi aktor penyerangan Pos Marinir oleh KKB Papua yang menewaskan 2 anggota TNI

Editor: Dwi Sudarlan
Kodam XVII Cenderawasih
Anggota TNI mengevakuasi jenazah korban serangan KKB Papua ke Pos Marinir di Distrik Nduga. Dua anggota Korps Marinir TNI AL gugur akibat serangan ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAYAPURA - Egianus Kogoyo diduga menjadi aktor penyerangan Pos Marinir oleh KKB Papua yang menewaskan 2 anggota TNI, Letda Mar M Ikbal & Pratu Mar Wilson Anderson.

Dalam penyerangan ke Pos Marinir di Distrik Nduga ini Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya tak hanya menggunakan senjata api tetapi juga granat yang ditembakkan menggunakan pelontar granat.

Serangan brutal KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya terhadap Pos Marinir di Distrik Nduga itu tidak hanya menewaskan Letda Mar M Ikbal & Pratu Mar Wilson Anderson, tetapi juga melukai 8 anggota TNI lainnya.

Letda Mar M Ikbal adalah Komandan Peleton (Danton) pasukan TNI AL di Pos Marinir Distrik Nduga.

Baca juga: Satu Anggota Marinir Gugur Kena Ledakan Granat KKB Papua, Diduga Aksi Kelompok Egianus Kogoya

Baca juga: Kisah Nelson Selamat dari Serangan KKB Papua: Mereka Masuk Tenda dan Langsung Eksekusi Teman-teman

Baca juga: Aksi Sadis KKB Papua, Puskemas Dibakar, Nakes Ditelanjangi, Dokter & Suster Dibuang ke Jurang

Siapa Egianus Kogoya?

Sosok Egianus Kogoya dikenal sebagai pemimpin KKB Ndugama.

Egianus Kogoya yang merupakan anak dari Silas Kogoya, mantan panglima KKB Kodap III Ndugama yang meninggal dalam aksi pembebasan sandera tahun 1996 di Mapenduma.

Berdasarkan informasi, aksi pertama Egianus Kogoya dilakukan pada 2017 saat penyerangan terhadap personil Zipur yang melakukan pengawalan pembangunan jalan Trans Wamena-Nduga.

Selanjutnya aksi KKB Ndugama yang menarik perhatian Nasional adalah pembantaian karyawan PT Istaka Karya dengan jumlah korban 26 orang, di mana dalam peristiwa tersebut 19 meninggal dunia, dua hilang, dan lima selamat.

Sejak saat itu, eksistensi KKB Ndugama pun dimulai hingga saat ini.

Pentolan KKB Papua, Egianus Kogoya yang diduga menyerang Pos Marinir dengan menggunakan senjata api dan pelontar granat hingga 2 anggota TNI gugur.
Pentolan KKB Papua, Egianus Kogoya yang diduga menyerang Pos Marinir dengan menggunakan senjata api dan pelontar granat hingga 2 anggota TNI gugur. (facebook tnpb)

KKB Ndugama didominasi anak muda dengan militansi tinggi.

Pasukan inti KKB Ndugama diperkirakan sekitar 50 Orang.

Persenjataan KKB Ndugama merupakan salah satu yang paling lengkap saat ini dibandingkan dengan Kodap lainnya.

Kelompok tersebut diduga memiliki senjata laras panjang sebanyak 11 pucuk, senjata minimi satu pucuk, pelontar granat (GLM) satu pucuk dengan amunisi 16 buah dan senjata laras pendek 6 pucuk.

Halaman
123
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved