Berita Palangkaraya

8 Titik Pasar Wadai Kota Palangkaraya Sudah Kantongi Rekomendasi Satgas Covid-19

Pasar wadai selama Bulan Ramadhan akan digelar di 8 titik Palangkaraya pada tahun ini sudah mengantongi rekomendasi dari Satgas Covid-19 Palangkaraya

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Emi Abriyani, Ketua Satgas Covid-19 Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pasar wadai selama Bulan Ramadhan akan digelar di 8 titik Kota Palangkaraya pada tahun ini. Setelah hampir dua tahun tidak dibuka karena pandemi Covid-19.

Adapun lokasinya pasar wadai terletak di Jalan RA Kartini, Jalan Bali, Jalan Set Adji, Pasar Kahayan, Pasar Rajawali, Pasar Bondol, komplek sekitar Masjid Salahudin, dan Komplek Panarung.

Ke delapan lokasi tersebut sudah mengantongi rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya.

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani.

"8 titik lokasi tersebut sudah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Palangkaraya melalui proses survei dan asistensi sesuai ketentuan yang ditetapkan," kata Emi Abriyani kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: Masyarakat Palangkaraya Sambut Baik Kebijakan Pembukaan Pasar Wadai Ramadhan

Menurutnya, lokasi tersebut juga sudah dilihat kesiapan sarana dan prasarananya terkait prokes Covid-19. Mulai dari jarak dan pengaturan fasilitas lainnya.

Emi Abriyani mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan pengawasan prokes setiap harinya saat pasar wadai digelar nantinya.

Selain itu, tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya juga telah melakukan koordinasi dengan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), agar menegaskan prasyarat wajib vaksin dosis lengkap bagi pedagang pasar wadai.

"Kami akan memantau melalui data-data yang dimiliki, agar masyarakat terjamin keamanannya dari paparan Covid-19 saat menjalankan ibadah puasa," jelasnya.

Baca juga: Pasar Wadai di Kota Palangkaraya Bakal Dibuka Kembali dengan Protokol Kesehatan Ketat

Seperti diketahui, pasar wadai ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Karena beberapa kali saat bulan puasa sebelumnya, pasar wadai tidak digelar karena pandemi Covid-19.

Seperti yang diungkapkan laila salah seorang pedagang di Pasar Kahayan. "Adanya pasar wadai membuat berkah tersendiri karena dagangan jadi laris manis," kata Laila.

Hal senada juga diungkapkan Nur Aini, warga Kota Cantik. Menurutnya, adanya pasar wadai menjadikan banyak pilihan menu berbuka puasa.

Baca juga: Pasar Wadai Ramadan Digelar di Taman Kota Sampit, Pedagang Wajib Rapid Test dan Terapkan Prokes

"Semakin bervariasi menu berbuka puasanya, kami biasanya membeli makanan buka puasa ya di pasar wadai," pungkas Nur Aini.

Hal ini pun sejalan dengan kebijakan pemerintah Kota maupun Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Yang mendongkrak kembali perekonomian masyarakat dengan diiring vaksinasi dosis lengkap dan prokes ketat. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved