Berita Kalbar

Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades Nanga Libas Melawi Ditahan

Kepala Desa (Kades) Nanga Libas Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi berinisial KK setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Fathurahman
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Kejari Sintang
Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Porman Patuan Radot bersama tersangka KK dan didampingi staf Kejari sintang saat menggelar pres rilis bersama awak media. Jumat 25 Maret 2022 

TRIBUNKALTENG.COM, MELAWI - Kepala Desa (Kades) Nanga Libas Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi berinisial KK setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang langsung dilakukan penahanan.

Tersangka KK terbelit dugaan korupsi anggaran dana desa (ADD) 2018-2019 dengan total kerugian sebesar Rp 1,5 Miliar.

"Anggaran itu tidak digunakan sebagaimana mestinya. Bahkan ada anggaran yang dicairkan tetapi tidak dilaksanakan untuk pembangunan, namun diduga digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Porman Patuan Radot berdasarkan rilis yang diterima Tribun. Jumat 25 Maret 2022.

Baca juga: Oknum Kades di Melawi Kalbar Ditangkap, Diduga Korupsi Dana Desa Capai Rp 1,5 M

Baca juga: Sidang Tipikor Korupsi Dana Desa Kinipan, Emban Mengaku Tidak Anggarkan Proyek di RAPDes 2017

Baca juga: Jelang USBK, Kepsek SMAN 1 Palangkaraya Beberkan Persiapan Ujian dan Syarat Kelulusan

Radot mengatakan penahanan terhadap kades Nanga Libas itu dilakukan sejak 23 Maret 2022 sampai dengan 11 April 2022. Kini di lapas kelas II B Sintang.

"Kasus ini dilimpahkan oleh Polres Melawi ke Kejaksaan Negeri Sintang. Yang bersangkutan langsung ditahan 20 hari kedepan, selanjutnya kasus ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pontianak pada 31 Maret 2022 mendatang," kata Radot seraya menyampaikan bahwa KK adalah Kades aktif.

Atas perbuatan itu, tersangka KK akan dijerat Pasal 3 UU No 31/1999, tentang tindak pidana korupsi dan sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 65 ayat 1 KUHP.

KK yang merupakan Kepala Desa (Kades) Nanga Libas Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi merupakan kades aktif.

Saat menjabat sebagai kepala desa aktif uang hasil korupsi dari tahun 2018-2019 ternyata digunakan tersangka untuk kesenangan pribadi seperti untuk karoke dan beli mobil.

"Ini miris sekali sebab seharusnya uang yang diperuntukan untuk membangun masyarakat desa seperti jalan, pembangunan balai desa dan lain sebagainya justru untuk kesenangan pribadi," kata Radot.

Radot berharap setia kepala desa bisa mengelola dan memanfaatkan anggaran yang dikucurkan pemerintah sesuai aturan yang berlaku.

"Jadi setiap anggaran negara yang dikucurkan tetap harus dipertanggung jawabkan baik kepada manusia maupun Tuhan," pungkasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Korupsi Dana Desa, Kepala Desa Libas Kecamatan Sokan Melawi Ditetapkan Sebagai Tersangka

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved