Berita Kalteng

Food Estate Kalteng Menjadi Perhatian Pemerintah Pusat Sebagai Penyangga IKN Nusantara

Kalimantan Tengah sebagai penyangga IKN Nusantara maka menjadi perhatian pemerintah pusat, bahwa program Food Estate harus dimaksimalkan

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Humas Pemprov Kalteng
Kawasan Food Estate Kalteng di Pulang Pisau dan Kapuas Kawasan Eks PLG akan jadi percontohan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pembangunan proyek strategi pangan nasional Food Estate Kalimantan Tengah, yang dimulai 2020 lalu terus berlangsung sampai sekarang di beberapa dua Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.

Di mana program Food Estate ialah menjadi penopang atau penyangga untuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, dalam sektor pangan yang melibatkan berbagai instansi dan juga masyarakat lokal.

Sebagai provinsi penyangga Kalimantan Tengah, harus mempersiapkan diri dengan baik karena Bumi Tambun Bungai, jadi satu kawasan yang strategis untuk penunjang IKN Nusantara dalam hal ketahanan pangan.

Menurut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan, perkembangan program Food Estate sejauh ini cukup baik.

Baca juga: Andalkan Food Estate, Provinsi Kalteng Siap Menjadi Wilayah Penyanggah Ibu Kota Negara

"Kalimantan Tengah sebagai penyangga IKN Nusantara maka menjadi perhatian pemerintah pusat, bahwa program Food Estate harus dimaksimalkan dan harus didukung dari semua elemen kementerian," ungkapnya usai membuka acara FASI Selasa (23/3/2022).

Mantan Bupati Pulang Pisau ini, untuk panen padi saat ini dalam satu hektar 5-6 ton perhektar dan hal tersebut ia juga sampaikan kepada presiden Joko Widodo saat penyatuan tanah dan air saat di IKN Nusantara belum lama ini.

Pengembangan yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dilakukan secara bertahap berkaitan dengan diperlukannya kesesuaian dan kesiapan lahan, petani, dan infrastruktur tata air di lokasi yang akan dikembangkan.

Sebelumnyapun Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, beberapa waktu lalu melibatkan setiap stakeholder dan memberdayakan masyarakat.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Optimis Pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah, Ini Alasannya

Baca juga: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Sebut Food Estate Kalteng Percontohan Utama

"Peluang ini harus ditangkap dan dijalankan serius dan fokus dengan melibatkan stakeholders terkait dan pemberdayaan masyarakat lokal," ujar Sugianto Sabran.

Program strategis nasional Food Estate tersebut akan memberikan multiplier effect bagi semua sector.

Peningkatan kesejahteraan petani hingga penyerapan tenaga kerja, yang pada akhirnya menjadi daya ungkit perekonomian di Kalimantan Tengah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved