Liga 1 2021
Hasil Komisi Banding PSSI vs Persipura, Barito Putera dan PSS Sleman tak Aman Jelang Persija vs PSM
Jelang Persija Jakarta vs PSM Makassar pada Jadwal Liga 1 , kabar Persipura Jayapura saat Barito Putera dan PSS Sleman di kondisi tak aman Liga 1 2021
TRIBUNKALTENG.COM - Jelang duel menarik Persija Jakarta vs PSM Makassar pada Jadwal Liga 1 , kabar Persipura Jayapura saat Barito Putera dan PSS Sleman di kondisi tak aman Liga 1 2021.
Ya, Persipura Jayapura membuka kans tetap tampil di kompetisi Liga 1 2022. Sedangkan Barito Putera, PSS Sleman hingga PSM Makassar masih dalam ancaman degradasi.
Mutiara Hitam julukan Persipura Jayaputa saat ini masih berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 2021/2022.
Nah, Posisi yang ditempati Persipura merupakan peringkat teratas di zona degradasi Liga 1 musim ini. Persipura sementara mengoleksi 30 poin dari total 32 pertandingan yang sudah dilakoni.
Baca juga: Ungguli Ronaldo, Diogo Jota Subur di Liverpool & Pilihan Jurgen Klopp Hajar Nottingham di Piala FA
Baca juga: Posisi AS Roma Berubah di Liga Konferensi, Hal Buruk Jose Mourinho & Tammy Abraham Teringat Lagi
Pada laga pekan ke-32 Liga 1 2021/2022 Persipura menekuk PSS Sleman 4-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (20/3/2022) malam.
Kemenangan itupula yang membuat Persipura tetap berpeluang lolos dari jeratan degradasi.
Sebaliknya tim-tim papan bawah lainnya patut waspada, sebab torehan 30 poin Persipura masih berpeluang bertambah dan melampaui peroleh poin tim lainnya.
Seperti Barito Putera, PSS dan juga PSM Makassar.
Perolehan poin PSM Makassar misalnya terbilang belum cukup aman dari kejaran tim lain yang juga berusaha lepas dari bayang-bayang degradasi.
Sejauh ini tercatat tersisa empat tim yang masih terancam dan berjuang lepas dari ancaman degradasi.
Baca juga: Nasib Uang Donasi Suporter Persipura Jayapura, Mutiara Hitam Hilang 4 Pemain di Laga PSS Sleman
Selain PSM ada PSS Sleman, Barito Putera dan Persipura Jayapura.
Klub terakhir yakni Persipura tetap menjaga asa mereka untuk tetap tampil di kasta tertinggi sepakbola Tanah Air usai meraih kemenangan dramatis atas PSS di pekan ke-32 Liga 1 2021/2022, Minggu (20/3/2022) malam.
Tim Mutiara Hitam menang 4-2 dari PSS setelah sempat dua kali tertinggal.
Persipura pun tetap berada di peringkat ke-16 namun mampu memangkas perolehan poin, kini mereka mengoleksi 30 poin.
Baca juga: Hilangnya Lorenzo Pellegrini Tambah Masalah, Jose Mourinho Dituding Gagal Jelang AS Roma vs Lazio
Selisi poin PSM dengan Persipura pun sisa terpaut lima poin saja.
Sedangkan Barito Putera yang diperingkat ke-15 mengoleksi 32 poin, sementara PSS 33 poin.
Ini artinya hingga pekan ke-32 tersisa empat tim yang masih berjuang lolos dari jeratan degradasi.
Sementara itu tim yang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan yakni Persela Lamongan dan Persiraja Banda Aceh.
Sementara itu Komisi Banding PSSI baru-baru ini mengeluarkan keputusan terkait sanksi yang dijatuhkan kepada Persipura Jayapura.
Informasi tersebut dibeberkan manajemen Persipura. Ada pengurangan sanksi yang diputuskan oleh Komisi Banding PSSI kepada Persipura.
Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano menyebut putusan Komisi Banding PSSI menganulir hukuman terhadap manajer tim Arvydas Ridwan Manubun.
Sebelumnya Arvydas Ridwan Manubun dijatuhi sanksi larangan mendampingi Persipura setelah dinyatakan bersalah dalam kasus walk-out pertandingan Liga 1 Indonesia melawan Madura United di Bali pada 21 Februari 2022.
Hanya saja Komisi Banding mempertahankan vonis Komisi Disiplin sebelumnya berupa pengurangan tiga poin, kekalahan 0-3 dan denda sebesar Rp250 juta.
Benhur bersikeras bahwa pihaknya masih optimistis bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Kami optimistis tetap bertahan di posisi sekarang dan akan berjuang keras mempertahankannya serta meminta doa dari seluruh masyarakat Papua dan pendukung Persipura," ucapnya.
"Mohon doa dari seluruh pendukung Persipura karena timnya akan berjuang agar tidak degradasi," sambungnya.
Duel Persija Jakarta vs PSM Makassar
Memantik sorotan hangat apakah pelatih Sudirman, bakal menurunkan Marko Simic sebagai ujung tombak atau justru sebagai penghias bench Macan Kemayoran.
Di sisi lain duel Persija Jakarta vs PSM Makassar juga menjadi ambisi untuk meraih kemenangan sosok pelatih Juku Eja, Jop Gaal di pekan ke-32 kompetisi Liga 1 2021/2022.
Jop Gaal membeberkan bahwa PSM Makassar siap untuk meladeni permainan Persija Jakarta di laga petang nanti.
"Kemarin kita melakukan persiapan," ujar Jop Gaal.
Dari empat pertandingan Persija tanpa Marko Simic, Macan Kemayoran hanya mendapatkan satu kemenangan saja.
Saat pertandingan melawan Bali United, Minggu (6/3/2022), Simic dicadangkan dan hasilnya Persija kalah 1-2.
Kemudian duel Persija kontra Borneo FC, Kamis (10/3/2022), saat itu Simic kembali dicadangkan dan skor akhir 1-2.
Melawan Persikabo, Minggu (13/3/2022), Persija berhasil menang telak 4-0 meski Simic dicadangkan.
Di laga terakhir, saat melawan Madura United, Kamis (17/3/2022), Persija menelan kekalahan 1-3.
Pada laga tersebut Marko Simic tidak ada dalam daftar line-up pemain Persija.
Jika tidak ada Marko Simic pada pekan ke-32, maka peluang PSM Makassar untuk menang kemungkinan akan jauh lebih besar.
Karena lini depan Persija bisa saja kesulitan mencetak gol, sama seperti saat melawan Madura United.
Seperti diketahui, Persija sudah mengalami empat kekalahan di lima pertandingan, meski demikian Marko Simic belum juga diturunkan oleh sang pelatih, Sudirman.
Di pekan ke-31, Sudirman menjelaskan alasan mengapa Marko Simic tidak masuk dalam daftar line-up Persija.
"Marko Simic di beberapa hari latihan kita terakhir dia ada keluhan sedikit di pinggangnya." terang Sudirman saat jumpa pers setelah pertandingan melawan Madura United.
Tetapi, menjelang pekan ke-32, Marko Simic terlihat sudah mengikuti latihan.
Meski sudah latihan dan dalam kondisi bagus, Marko Simic masih belum bisa dipastikan apakah ia akan diturunkan oleh Sudirman.
Dalam akun Instagram-nya, Simic mengungkapkan bahwa dia siap menunggu kesempatan bermain kapan saja.
"Latihan hebat hari ini, merasa baik dan bugar. Sabar menunggu kesempatanku," tulis Simic di akun Instagram-nya pada Sabtu (19/3/2022).
Kehadiran top scorer Persija di tengah lapangan memang sangat dibutuhkan oleh tim Macan Kemayoran untuk mencetak pundi-pundi gol.
Terlebih pada pekan ke-31, Sudirman mengungkapkan kekalahan Persija dari Madura United disebabkan oleh lini depan yang tidak berjalan baik.
"Saya pikir Madura punya pemain-pemain yang bagus dalam finishing, mereka tidak banyak peluang yang didapat," ucap Sudirman.
"Sementara kita mendapatkan peluang tapi tidak bisa menghasilkan gol."
Dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Minggu (20/3/2022), Sudirman meminta pada seluruh pemainnya untuk bermain dengan kerja keras dan semangat tinggi demi meraih kemenangan.
Sudirman meminta pada pemainnya untuk selalu siap, siapapun yang akan turun harus bermain 100 persen.
"Yang pasti semua pemain, siapapun yang akan turun saya berharap untuk selalu bergairah dalam bermain, sehingga kita mendapatkan hasil maksimal untuk besok," ujar Sudirman.
"Harus bisa bermain 100 persen, harus bisa bermain dengan hati."
Laga Terakhir Tim Terancam Degradasi:
1. PSM (Posisi 13, 35 Poin)
Vs Persija
Vs Persiraja
Vs Arema FC
2. PSS (Posisi 14, 33 Poin)
Vs Persela
Vs Persija
3. Barito Putera (Posisi 15, 32 Poin)
Vs Persita
Vs Persib
4. Persipura (Posisi 16, 30 Poin)
Vs PSIS
Vs Persita.
( Tribunkalteng.com / Tribun Timur )